Efektivitas Airlift Reactor dalam Menurunkan Kadar Besi dan Mangan Pada Pengolahan Air Tanah

Authors

  • Mutiara Saniyyah Rochmasia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Author
  • Tuhu Agung Rachmanto Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Author

Keywords:

Airlift Reactor, pengolahan air tanah, aerasi, besi, mangan, oksigen terlarut.

Abstract

Air tanah merupakan salah satu sumber air yang banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik maupun industri, namun kualitasnya sering dipengaruhi oleh tingginya kandungan besi (Fe) dan mangan (Mn) terlarut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Airlift Reactor (ALR) dalam menurunkan kadar Fe dan Mn melalui proses aerasi. Pengujian dilakukan menggunakan ALR sistem kontinu dengan variasi diameter diffuser 6, 8, 10, dan 12 cm serta waktu proses 10, 15, 20, 25, dan 30 menit. Parameter yang dianalisis meliputi oksigen terlarut (DO), kadar Fe, dan kadar Mn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu proses mampu meningkatkan transfer oksigen dan mempercepat oksidasi logam terlarut. Efisiensi penyisihan Fe tertinggi mencapai 90,69%, sedangkan efisiensi penyisihan Mn tertinggi mencapai 79,51%, yang keduanya diperoleh pada penggunaan diffuser berdiameter 8 cm dengan waktu proses 30 menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Airlift Reactor berpotensi menjadi alternatif teknologi pengolahan air tanah yang efektif untuk menurunkan kadar besi dan mangan yang terlarut.

References

[1] H. Hendrayana, Pengelolaan Air Tanah di Indonesia. 2018. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/profile/Heru_Hendrayana/publication/275533360_Ketahanan_Air-Pengelolaan_Airtanah_di_Indonesia_2007_Heru_Hendrayana/links/553f36390cf20184050faacb.pdf

[2] S. D. Nuryana, H. Hidartan, H. F. Yuda, and C. P. Riyandhani, “Penyaringan Unsur-Unsur Logam (Fe, Mn) Air Tanah Dangkal Di Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat,” Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN), vol. 1, no. 3, 2019, doi: 10.25105/jamin.v1i3.6044.

[3] A. Muliawan and R. Ilmianih, “Metoda Pengurangan Zat Besi Dan Mangan Menggunakan Filter Bertingkat Dengan Penambahan UV Sterilizer Skala Rumah Tangga,” Jurnal Ilmiah Giga, vol. 19, no. 1, p. 1, 2019, doi: 10.47313/jig.v19i1.298.

[4] Kementerian Kesehatan, “Permenkes No. 2 Tahun 2023,” Kemenkes Republik Indonesia, no. 55, pp. 1–175, 2023.

[5] N. Hendrasarie and R. Prihantini, “Pemanfaatan Karbon Aktif Sampah Plastik Untuk Menurunkan Besi Dan Mangan Terlarut Pada Air Sumur,” Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), vol. 6, no. 2, pp. 136–146, 2020, doi: 10.20527/jukung.v6i2.9256.

[6] D. W. Hendricks, Water Treatment Unit Processes. 2018. doi: 10.1201/9781315276052.

[7] L. Streicher, Treatment‐Plant Design, vol. 66, no. 11. 1974. doi: 10.1002/j.1551-8833.1974.tb02117.x.

[8] R. H. Indriatmoko, R. H. Indriatmoko, A. Herlambang, and R. Nugroho, “Untuk Menurunkan Kandungan Zat Besi Dalam Air Tanah Experiment of the Application of the Micro Bubble,” vol. 1, pp. 10–17, 2015.

[9] C. Robichaud and J. Wiley, This book was set inI0l12 Times Roman by Bi-Comp, Inc. and printed and bound by Hamilton Printing Company. Inc. The cover was printed by Lehigh Press. 1997.

[10] S. Drandev, K. I. Penev, and D. Karamanev, “Study of the hydrodynamics and mass transfer in a rectangular air-lift bioreactor,” Chem. Eng. Sci., vol. 146, pp. 180–188, 2016, doi: 10.1016/j.ces.2016.02.041.

[11] L. Li, X. Xu, W. Wang, R. Lau, and C. H. Wang, “Hydrodynamics and mass transfer of concentric-tube internal loop airlift reactors: A review,” Bioresour. Technol., vol. 359, no. May, p. 127451, 2022, doi: 10.1016/j.biortech.2022.127451.

[12] S. Bun, N. Chawaloesphonsiya, F. Nakajima, T. Tobino, and P. Painmanakul, “Comparative study of local gas-liquid hydrodynamics and mass transfer between conventional and modified airlift reactors,” J. Environ. Chem. Eng., vol. 7, no. 4, p. 103206, 2019, doi: 10.1016/j.jece.2019.103206.

[13] P. Ham, S. Bun, P. Painmanakul, and K. Wongwailikhit, “Effective analysis of different gas diffusers on bubble hydrodynamics in bubble column and airlift reactors towards mass transfer enhancement,” Processes, vol. 9, no. 10, 2021, doi: 10.3390/pr9101765.

[14] C. Rosidah, N. Pramitasari, A. M. Kartini, and T. K. Sari, “JURNAL JERNIH Vol . 3 No . 1 , Juni Tahun 2025 Pengaruh Waktu Aerasi Dan Sedimentasi Terhadap Penurunan Kadar Besi ( Fe ) Pada Air Sumur ISSN : 3025-3853 Air merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan bagi semua makhluk hidup . Air memiliki banyak se,” vol. 3, no. 1, pp. 1–11, 2025.

[15] N. I. Said, “Pengantar Umum Perencanaan Fasilitas Pengolahan Air Minum,” pp. 1–30, 2007.

[16] B. Pradani, N. E. Hidayah, and H. O. Cahyonugroho, “Kinerja Aerasi Venturi Dalam Meningkatkan Kualitas Air,” Jurnal serambi engineering, vol. IX, no. 4, pp. 10472–10745, 2024.

[17] I. M. Novia, D. Hulu, and N. Hidayah, “Penggunaan Aerasi Venturi Dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) pada Pengolahan Air Sumur,” Jurnal Serambi Engineering, vol. X, no. 4, pp. 15197–15201, 2025.

Downloads

Published

09/07/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Efektivitas Airlift Reactor dalam Menurunkan Kadar Besi dan Mangan Pada Pengolahan Air Tanah”, jse, vol. 11, no. 3, Jul. 2026, Accessed: Jul. 09, 2026. [Online]. Available: http://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1857

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

31-40 of 450

You may also start an advanced similarity search for this article.