Pengelolaan Limbah Medis yang Berkelanjutan di Rumah Sakit Bireuen Medical Center
Keywords:
Pengelolaan Limbah Medis, Berkelanjutan, Rumah Sakit, BMC, Limbah B3Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan di Rumah Sakit Bireuen Medical Center (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 40 responden yang terdiri dari tenaga medis, perawat, petugas sanitasi, dan manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMC telah menerapkan sebagian besar prinsip pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan, meliputi pemilahan limbah medis dan non-medis, penyediaan tempat sampah terpisah dan berlabel, pencatatan limbah, serta pemantauan dampak lingkungan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti belum optimalnya penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh seluruh petugas, belum terpisahnya limbah medis dari limbah domestik pada tahap pembuangan akhir, serta keterbatasan anggaran yang menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi tenaga kesehatan, pengawasan ketat terhadap pemilahan limbah, serta penguatan kerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan pengelolaan limbah medis yang aman, efisien, dan berwawasan lingkungan. Implementasi sistem pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan di BMC diharapkan dapat menjadi model bagi rumah sakit lain dalam mendukung pelayanan kesehatan yang ramah lingkungan.
References
[1] Salman, M., Rizki, A., & Fauzi, A. (2021). Pengelolaan limbah rumah sakit dalam perspektif akuntansi lingkungan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 23(1), 55–68.
[2] Capoor, M. R., & Parida, A. (2021). Sustainable biomedical waste management in hospitals. Journal of Hospital Infection, 107, 45–51.
[3] Narayana, T., Patil, R. S., & Khandare, R. V. (2014). Bio-medical waste management: A review. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 3(7), 1–12.
[4] Parida, V., Sharma, P., & Kumar, R. (2019). Medical waste and environmental health: A systematic review. Journal of Cleaner Production, 227, 1–15.
[5] Sholihah, Q., Indrawati, D., & Sari, R. (2021). Dampak limbah medis terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 101–112.
[6] Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[7] Nosheen, F. (2022). Best practices in medical waste segregation and collection. Journal of Hospital Management, 5(1), 33–40.
[8] Nurwahyuni, A. (2020). Sistem pengangkutan limbah medis di rumah sakit: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 205–214.
[9] Tridianti, D. (2022). Regulasi dan implementasi pengelolaan limbah B3 medis di Indonesia. Jurnal Hukum Kesehatan, 8(1), 45–60.
[10] Mazzucco, W., Costa, G., & Baldassarre, A. (2020). Environmental impact of medical waste landfills: A review. Environmental Science and Pollution Research, 27, 12821–12832.
[11] Candra, A., & Puspita, D. (2021). Penanganan limbah infeksius di fasilitas kesehatan pascapandemi. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 9(2), 88–95.
[12] Ali, M., Wang, W., Chaudhry, N., & Geng, Y. (2017). Hospital waste management in developing countries: A review. Journal of Environmental Health, 79(8), 12–20.
[13] Khan, B. A., Cheng, L., Khan, A. A., & Ahmed, H. (2019). Healthcare waste management in Asian developing countries: A mini review. Waste Management & Research, 37(9), 863–875.
[14] McDermott-Levy, R., & Fazzini, M. C. (2020). Medical waste management education for healthcare staff. Journal of Nursing Education and Practice, 10(4), 112–118.
[15] Saruni, S., Malik, A., & Zulfikar. (2024). Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat Pada UPTD Puskesmas Lampahan yang Berdampak Pencemaran Lingkungan. Jurnal Serambi Engineering, 9(1), 7890-7895.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Erwin, Abdul Malik, Ridwan Iriadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











