Rencana Pengamanan Air Minum SPAM Kutoarjo,Kabupaten Purworejo
Keywords:
RPAM, SPAM Kutoarjo, Air Minum Aman, DokumenAbstract
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kutoarjo merupakan SPAM di Perumda Air Minum Kabupaten Purworejo yang menggunakan Sungai Jali sebagai air baku. SPAM Purworejo membutuhkan pendekatan risiko untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan potensi bahaya untuk penyelenggaraan akses air minum aman. SPAM Kutoarjo belum memiliki dokumen RPAM yang disusun sesuai dengan SE Dirjen CK No. 56/2023. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan operator dan manajemen, serta analisis data sekunder berupa catatan operasional SPAM Kutoarjo. Penilaian risiko dilakukan menggunakan matriks kemungkinan dan keparahan sesuai SE Dirjen CK No. 56/2023 dengan kategori risiko yaitu risiko rendah, medium, tinggi, sangat tinggi, dan ekstrim. Hasil penelitian yang didapatkan pada identifikasi bahaya SPAM Kutoarjo ditemukan 24 bahaya. Kejadian bahaya dengan tipe fisik ada 17 bahaya, kimia 3 bahaya dan 4 bahaya biologi. Pada penilaian risiko yang telah dilakukan terdapat 4 tingkat risiko yang didapatkan antara lain 3 risiko sangat tinggi, 13 risiko tinggi 4 risiko medium dan 4 risiko rendah dengan tindakan pengendalian saat ini sebanyak 22 dan 2 risiko yang belum dilakukan pengendalian saat ini. Rencana perbaikan yang akan diprioritaskan yaitu 2 risiko sangat tinggi dan 7 risiko tinggi.
References
[1] RPJMN, “Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Jangka Menengah Nasional 2025-2029,” 2025.
[2] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, “Surat Edaran No. 56/SE/DC/2023 tentang Pelaksanaan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM),” vol. 56/SE/DC, 2023.
[3] A. N. Azizah, Rachmawati, and D. A. Handayani, “Identifikasi Resiko pada Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) Operator untuk Sumber Air Permukaan di PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung,” J. Reka Lingkung., vol. 4, no. 2, pp. 86–96, 2016, [Online]. Available: https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/lingkungan/article/view/1046
[4] K. E. Setty, J. Enault, J. F. Loret, C. Puigdomenech Serra, J. Martin-Alonso, and J. Bartram, “Time series study of weather, water quality, and acute gastroenteritis at Water Safety Plan implementation sites in France and Spain,” Int. J. Hyg. Environ. Health, vol. 221, no. 4, pp. 714–726, 2018, doi: 10.1016/j.ijheh.2018.04.001.
[5] S. E. Bitty, L. A. Hendratta, A. H. Thambas, and G. Malingkas, “Manajemen risiko pada sistem penyediaan air minum (SPAM) perpipaan dengan metode failure mode and effect analysis dan fault tree analysis di Kabupaten Minahasa Utara,” Padur. J. Tek. Sipil Univ. Warmadewa, vol. 13, no. 2, pp. 138–147, 2024.
[6] W. Spalanzani, “Model Fault Tree Dan Decision Making Trial And Evaluation Laboratory Untuk Merumuskan Strategi Mitigasi Risiko Proses Produksi Air PDAM Baubau,” 2019, [Online]. Available: https://repository.ubharajaya.ac.id/11705/1/TESIS WIDYA SPALANZANI_02411750013001.pdf
[7] K. Lane and S. E. Hrudey, “A critical review of risk matrices used in water safety planning: improving risk matrix construction,” J. Water Health, vol. 21, no. 12, pp. 1795–1811, 2023, doi: 10.2166/wh.2023.129.
[8] S. Abolli, M. Alimohammadi, M. Zamanzadeh, M. Yunesian, K. Yaghmaeian, and M. Aghaei, “Water safety plan: A novel approach to evaluate the efficiency of the water supply system in garmsar,” Desalin. Water Treat., vol. 211, pp. 210–220, 2021, doi: 10.5004/dwt.2021.26617.
[9] O. M. Nugroho, “Kajian Penerapan Water Safety Plan Pada Sistem Penyediaan Air Minum Regional,” Tugas Akhir, 2024.
[10] T. S. Nugraha and M. R. Sururi, “Tahapan Penyusunan Dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM),” J. Serambi Eng., vol. X, no. 2, pp. 12923–12931, 2025.
[11] A. Nijhawan, P. Jain, A. Sargaonkar, and P. K. Labhasetwar, “Implementation of water safety plan for a large-piped water supply system,” Environ. Monit. Assess., vol. 186, no. 9, pp. 5547–5560, 2014, doi: 10.1007/s10661-014-3802-x.
[12] Chakila, A. Sudrajat, and A. Nastiti, “Manajemen Risiko Pada Rencana Pengamanan Air Minum (Rpam) Operator Untuk Sumber Air Permukaan Pdam Krueng Peusangan Kabupaten Bireuen,” J. Tek. Lingkung., vol. 28, no. 1, pp. 56–72, 2022, doi: 10.5614/j.tl.2022.28.1.5.
[13] Kementerian Kesehatan, “Peraturan Menteri Kesehatan Repubrik Iindonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan,” 2023.
[14] WHO and IWA, Water Safety Plan Manual. Step-by-step risk managment for drinking suppliers. 2023. [Online]. Available: https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/366148/9789240067691-eng.pdf?sequence=1&isAllowed=y
[15] C. Kanyesigye, G. Ferrero, S. J. Marks, C. B. Niwagaba, R. N. Kulabako, and F. Kansiime, “Evaluation of Water Safety Plan outcomes and impacts in Bushenyi-Ishaka Municipality, Uganda,” Util. Policy, vol. 98, no. November 2025, p. 102106, 2026, doi: 10.1016/j.jup.2025.102106.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bintang Respati Dwi Harnani, Ervin Nurhayati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











