Pengembangan Strategi Ruang Terbuka Hijau Multi-fungsi Berbasis Nature-Based Solutions untuk Ketahanan Iklim dan Mitigasi Banjir Rob di Kawasan Medan Belawan
Keywords:
banjir rob, NDVI, ketahanan iklim, ruang terbuka hijau, solusi berbasis alamAbstract
Degradasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Medan Belawan memperparah dampak banjir rob, namun belum ada kajian spasial fungsional yang komprehensif untuk mendukung mitigasi bencana banjir rob. Penelitian ini menganalisis kondisi RTH, mengevaluasi kontribusi fungsi ekologisnya dan merumuskan strategi berbasis nature-based solutions (NbS) menggunakan analisis spasial citra Sentinel-2 (NDVI), observasi lapangan dan wawancara. Hasil menunjukkan kecamatan Medan Belawan memiliki NDVI -0,03 sampai 0,40. Tingkat kerentanan banjir rob di kecamatan maupun di kelurahan meliputi sedang ke sangat tinggi dengan kelurahan Belawan Bahagia, Bagan Deli untuk kategori sangat tinggi dan Belawan Sicanang kategori tinggi yang mengalami ketinggian genangan rob 100 – 2,4 m atau dada orang dewasa. RTH eksisting hanya berupa tiga lapangan perkerasan tanpa vegetasi, sementara infrastruktur teknis terdapat 1 rumah pompa dan 3 pintu air belum efektif tanpa dukungan buffer ekologis. Tingkat kontribusi fungsi ekologis RTH sangat rendah akibat ketiadaan vegetasi pesisir dan dominasi lahan terbangun padat. Penelitian ini menghasilkan strategi model zonasi prioritas RTH berbasis NbS dan strategi partisipatif masyarakat sebagai kebijakan pemerintah daerah untuk mitigasi banjir rob dan ketahanan iklim berkelanjutan di kawasan pesisir padat terbangun.
References
[1] Arslan, C., Pillai, U. P. A., van Loon-Steensma, J., & Duarte, C. M. (2025). Nature-based solutions as building blocks for coastal flood risk reduction: A model-based ecosystem service assessment. Scientific Reports, 15, 8951. https://doi.org/10.1038/s41598-025-95230-4.
[2] Andini, Siska Wahyu, Yudo Prasetyo, and Abdi Sukmono. "Analisis sebaran vegetasi dengan citra satelit sentinel menggunakan metode NDVI dan segmentasi." Jurnal Geodesi Undip 7.1 (2018): 14-24.
[4] BMKG & Bappenas. (2025). Rencana aksi nasional adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
[5] Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
[6] European Commision. (2021). Nature-based solutions: State of the art in EU-funded projectsDirectorate-General for Research and Innovation
[8] Esraz-Ul-Zannat, M., Chau, H. W., & Faggian, R. (2024). A review of nature-based infrastructures and their effectiveness for urban flood risk mitigation. WIREs Climate Change, 15(3), e889. https://doi.org/10.1002/wcc.889
[9] Ferreira, C. S. S., Kalantari, Z., Hartmann, T., & Pereira, P. (2021). Nature-based solutions for flood mitigation and resilience in urban areas. In Nature-Based Solutions for Flood Mitigation: Environmental and Socio-Economic Aspects (pp. 59-78). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-77505-6
[10] Fajrin, Y. A., & Ambarwulan, W. (2017). The impact of rob flood and community adaptation in coastal area of Medan Belawan, Medan City, North Sumatra, Indonesia. Jurnal Geografi, 9(2), 115-126.
[11] Gascon, M., Cirach, M., Martínez, D., Dadvand, P., Valentín, A., Plasència, A., & Nieuwenhuijsen, M. J. (2022). NDVI threshold-based urban green space mapping from Sentinel-2A at the local governmental area (LGA) level of Victoria, Australia. Land, 11(3), 351.
[12] Hamers, E. M., Maier, H. R., Zecchin, A. C., & Van Delden, H. (2023). Effectiveness of nature-based solutions for mitigating the impact of pluvial flooding in urban areas at the regional scale. Water, 15(4), 642. https://doi.org/10.3390/w15040642
[13] Lasaiba, M. A., & Tetelepta, E. G. (2023). Analisis spasial kerapatan vegetasi kota ambon berbasis normalized difference vegetation index (NDVI). Jurnal Pengembangan Kota, 11(2), 124-139.
[14] Nurcahyo, F. (2021). Pemetaan vegetasi menggunakan citra drone dan analisis NDVI di wilayah perkotaan. Jurnal Geografi, 13(2), 87-96.
[15] Imam, M. N., Manaf, M., & Aksa, K. (2025). Mitigasi dan Adaptasi Bencana Banjir Rob di Kelurahan Cappa Galung Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare. Urban and Regional Studies Journal, 7(2), 224-235.
[16] Rini, M. S., & Susatya, J. (2019). Pemanfaatan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk identifikasi ruang terbuka hijau di Kabupaten Klaten. In Pengembangan wilayah berkelanjutan di era revolusi industri 4.0 (pp. 280-300).
[17] Nurcahyo, F. (2021). Pemetaan vegetasi menggunakan citra drone dan analisis NDVI di wilayah perkotaan. Jurnal Geografi, 13(2), 87-96.
[18] Partarini, N. M. C., & Wirastri, M. V. (2024). Community-based flood resilience: Upaya mitigasi banjir kawasan semi-perkotaan berbasis nature based solutions. Jurnal Arma Inovasia, 4(2), 112-125
[19] Setyawan, C., & Wijayanti, P. (2022). Rob analysis on the coast of Semarang City (Central Java, Indonesia) based on tidal data and inundation distribution. EPH - International Journal of Agriculture and Environmental Research, 8(2), 45-56.
[20] Sarveleni, A. E., Tarmizi, H. B., & Thoha, A. S. (2023). Analysis of adaptation and mitigation recommendations for Banjir rob disasters in the coastal area of Belawan, Medan. International Journal of Multidisciplinary Research and Growth Evaluation, 4(3), 839-845.
[21] Thoha, A. S., Arifky, M., & Utiya, S. K. (2025). Identification of Land Use Affected by Tidal Floods using Unmanned Aerial Vehicles in Coastal Medan City, North Sumatra, Indonesia. In BIO Web of Conferences (Vol. 189, p. 03006). EDP Sciences.
[22] Thoha, A. S., Lubis, O. A., Hulu, D. L. N., Sari, T. Y., Ulfa, M., & Mardiyadi, Z. (2022, December). Utilization of UAV (Unmanned Aerial Vehicle) technology for mangrove species identification in Belawan, Medan City, North Sumatera, Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1115, No. 1, p. 012074). IOP Publishing
[23] Wijaya, A., & Sari, D. (2022). Strategi mitigasi banjir berbasis solusi alami di kawasan pesisir. Jurnal Tata Ruang dan Lingkungan, 19(1), 45-54.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sherly Ennina Maretha Br Sinuraya, Achmad Siddik Thoha, Charloq (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











