Analisis Mutu Batubara sebagai Bahan Bakar Berdasarkan Karakteristik Abu, Densitas Relatif dan Logam Berat

Authors

Keywords:

Karakteristik Abu, Densitas Relatif, Logam Berat, kualitas batubara

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumber energi utama yang banyak digunakan pada sektor industri dan pembangkit listrik karena memiliki nilai kalor tinggi dan ketersediaan yang melimpah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mutu batubara sebagai bahan bakar berdasarkan karakteristik abu, densitas relatif, dan kandungan logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu batubara berdasarkan parameter tersebut. Metode penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel batubara dari empat lokasi berbeda, kemudian dilakukan preparasi sampel berupa pengeringan, penghancuran, dan pengayakan. Analisis meliputi pengujian densitas relatif, karakteristik abu dan Ash Fusion Temperature (AFT) serta kandungan logam berat menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas relatif batubara berada pada kisaran 1,28–1,42 yang masih memenuhi standar sebagai bahan bakar. Karakteristik abu menunjukkan variasi komposisi, di mana Lokasi B memiliki kualitas terbaik dengan kandungan SiO₂ tinggi (45,60%) dan ketahanan terhadap slagging yang baik, sedangkan Lokasi C memiliki kualitas terendah dengan nilai AFT rendah (1140°C) serta kandungan alkali dan SO₃ yang tinggi. Kandungan logam berat berupa arsenik (1,51–1,76 ppm) dan merkuri (0,02–0,03 ppm) masih berada di bawah baku mutu lingkungan. Secara keseluruhan, seluruh sampel batubara layak digunakan sebagai bahan bakar namun perbedaan karakteristik abu mempengaruhi performa pembakaran dan potensi dampak lingkungan.

References

[1] A. Lolo, C. F. Patandean, and E. Ruslan, “Karakterisasi Air Daerah Panas Bumi Pencong Dengan Metode Aas (Atomic Absorption Spectrophotometer) Di Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan,” J. Geocelebes, vol. 4, no. 2, pp. 102–110, 2020, doi: 10.20956/geocelebes.v4i2.8928.

[2] R. Mayasari, M. Hastarina, and E. Apriyani, “Analisis Turbidity terhadap Dosis Koagulan dengan Metode Regresi Linear (Studikasus di PDAM Tirta Musi Palembang),” J. Integr. Sist. Ind., vol. 6, no. 2, pp. 117–125, 2019, doi: 10.24853/jisi.6.2.117-125.

[3] Nurhalim, Nurhalim, Rochim Bakti Cahyono, and Muslikhin Hidayat. "Karakteristik bio-briket berbahan baku batu bara dan batang/ampas tebu terhadap kualitas dan laju pembakaran." Jurnal Rekayasa Proses 12.1 (2018): 51-58.

[4] R. Z. Putri and Fadhillah, “Peningkatan kualitas batubara low calorie menggunakan minyak pelumas bekas melalui proses Upgrading Brown Coal,” J. Bina Tambang, vol. 5, no. 2, pp. 208–217, 2020, [Online]. Available: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/mining/article/view/108004

[5] Z. Nur, M. Oktavia, and Desmawita, “Analisis Kualitas Batubara Di Pit dan Stockpile Dengan Metoda Analisis Proksimat Di PT. Surya Anugrah Sejahtera Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi,” Mine Mag., vol. 7, no. 1, p. 283, 2019.

[6] A. Kusnadi, R. Djafar, and M. Mustofa, “Pemanfaatan Oli Bekas Sebagai Bahan Bakar Alternatif Kompor Yang Ramah Lingkungan,” J. Teknol. Pertan. Gorontalo, vol. 5, no. 2, pp. 49–55, 2020, doi: 10.30869/jtpg.v5i2.681.

[7] Y. Malik, “Akurasi dan Presisi Analisis Kadar Nikel (Ni) pada Sampel Nikel Laterit menggunakan X-Ray Fluorescence Spectometry (XRF),” J. Kim. dan Pendidik. Kim., vol. 12, pp. 87–94, 2023, [Online]. Available: http://sains.uho.ac.id/index.php/journal

[8] F. P. Istomo and A. Tristiasti, “Penetapan Nilai Kalori Dalam Batubara Dengan Kalorimeter Parr 6200,” J. Sains Nat., vol. 7, no. 2, p. 83, 2019, doi: 10.31938/jsn.v7i2.257.

[9] Doli Jumat Rianto, “Analisis Pengaruh Kadar Air (Total Moisture) Batubara Terhadap Nilai Kalori Batubara di Front Penambangan,” Formosa J. Multidiscip. Res., vol. 1, no. 2, pp. 257–268, Jun. 2022, doi: 10.55927/fjmr.v1i2.582.

[10] W. Zahar, “Parameter Correlation of Proximate Analysis and Ultimate Analysis of the Calorific Value of Coal,” J. Pertamb. dan Lingkung., vol. 2, no. 1, p. 21, Nov. 2021, doi: 10.31764/jpl.v2i1.4715.

[11] H. Zakwan and H. Prabowo, “Pengendalian Kualitas Batubara Seam 300 Berdasarkan Parameter Kualitas Batubara dari Front Sampai ke Buyer di PT Kuansing Inti Makmu, Job Site Tanjung Belit, Bungo, Jambi,” J. Bina Tambang, vol. 6, no. 5, pp. 68–76, 2021.

[12] Fadhili, M. Agil, and Ansosry Ansosry. "Analisis Pengaruh Perubahan Nilai Total Moisture, Ash Content dan Total Sulphur Terhadap Nilai Kalori Batubara Bb-50 Di Tambang Banko Barat PT. Bukit Asam, Tbk. Tanjung Enim Sumatera Selatan." Bukit Asam, Tbk. Tanjung Enim Sumatera Selatan. Bina Tambang 4.3 (2019): 54-64.

[13] A. R. Kadir, S. Widodo, and A. Anshariah, “Analisis Proksimat Terhadap Kualitas Batubara Di Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur,” J. Geomine, vol. 5, no. 2, pp. 63–67, 2017, doi: 10.33536/jg.v5i2.128.

[14] H. Poernomo, “Preliminary Study of the Utilization of the Fly Ash From Coal-Fired Power Plant for Immobilization of Radioactive Waste,” Indones. J. Chem., vol. 11, no. 3, p. 258, 2021, doi: 10.22146/ijc.21390.

[15] E. Kusdarini, A. Budianto, and D. Ghafarunnisa, “Produksi Karbon Aktif Dari Batubara Bituminus Dengan Aktivasi Tunggal H3PO4, Kombinasi H3PO4-Nh4HCO3 dan Termal,” Reaktor, vol. 17, no. 2, pp. 74–80, 2017, doi: 10.14710/reaktor.17.2.74-80.

[16] Kementrian, E. S. D. M. "Road Map Pengembangan dan Pemanfaatan Batubara." Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (2021).

Downloads

Published

09/05/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisis Mutu Batubara sebagai Bahan Bakar Berdasarkan Karakteristik Abu, Densitas Relatif dan Logam Berat”, jse, vol. 11, no. 2, May 2026, Accessed: May 12, 2026. [Online]. Available: http://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1733

Similar Articles

1-10 of 248

You may also start an advanced similarity search for this article.