Analisis Intensi Untuk Menggunakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Pada Permukiman Pesisir Jakarta Utara

Authors

  • Muhammad Daffa Hamiid Institut Teknologi Bandung Author
  • Prayatni Soewondo Institut Teknologi Bandung Author

Keywords:

Intensi, Air Limbah Domestik, Theory of Planned Behavior, Jakarta Utara, permukiman pesisir

Abstract

Permukiman kumuh di pesisir Jakarta Utara, khususnya Muara Angke (Zona 1 JSS, prioritas jangka pendek) dan Kamal Muara (Zona 7 JSS, prioritas jangka panjang), menghadapi permasalahan serius dalam pengelolaan air limbah domestik. Penelitian ini menganalisis faktor psikologis yang memengaruhi intensi masyarakat pesisir menggunakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD), menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB) dengan tiga variabel prediktor diantaranya sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku (PBC) yang diuji melalui PLS-SEM (SmartPLS) pada 100 responden di masing-masing lokasi. Hasil menunjukkan PBC dan norma subjektif berpengaruh positif signifikan terhadap intensi di kedua wilayah, dengan PBC paling dominan (koefisien jalur 0,577 di Kamal Muara dan 0,375 di Muara Angke), diikuti norma subjektif (0,310 dan 0,264). Sikap tidak signifikan di kedua lokasi. Temuan ini menunjukkan bahwa niat masyarakat lebih ditentukan oleh persepsi kemudahan akses fasilitas sanitasi dan tekanan norma sosial dibandingkan keyakinan pribadi, dengan sumber norma sosial yang berbeda antar wilayah (aturan pemerintah di Kamal Muara, tokoh RW di Muara Angke). Hasil ini diharapkan menjadi dasar kebijakan sanitasi yang lebih tepat sasaran, khususnya percepatan infrastruktur SPALD dan penguatan sosialisasi berbasis norma sosial.

References

[1] Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

[2] Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.

[3] Illahi, K, & Megawati, S. (2022). Evaluasi Program Instalasi Pengolahan Air Limbah Berbasis Masyarakat Di RT 06 Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Publika.

[4] Soewondo, P., [et al.]. (2020). Visual improvement of slum areas to accelerate universal access to domestic wastewater treatment: Case study of Yogyakarta, Semarang and Manado. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.

[5] Syafitri, W, & Rochani, A. (2022). Analysis of the Causes of Flood Rob in Coastal Areas Case Study: North Jakarta, East Semarang, Brebes Regency, Pekalongan. J. Study. Room.

[6] Kusumayanti, I. (2022). Impact analysis from visual improvement program of slums to sanitation management: Case study Kampung Cibunut, Bandung City, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.

[7] Novanta, M, & Soewondo, P. (2024). Visual improvement of slums: Integrative strategy for optimizing sanitation management sustainability in slum areas. Journal of Regional and City Planning.

[8] Badan Pusat Statistik. (2023). Indikator perumahan dan kesehatan lingkungan. BPS RI.

[9] Bailey, K. D. (1994). Methods of social research (4th ed.). New York: The Free Press.

[10] Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. (2022). Laporan status lingkungan hidup daerah Provinsi DKI Jakarta tahun 2022. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

[11] Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50. https://doi.org/10.2307/3151312

Downloads

Published

17/08/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisis Intensi Untuk Menggunakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Pada Permukiman Pesisir Jakarta Utara”, jse, vol. 11, no. 3, Aug. 2026, Accessed: Aug. 18, 2026. [Online]. Available: http://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/2072

Similar Articles

1-10 of 656

You may also start an advanced similarity search for this article.