Proses Transesterification in Situ Dua Tahap Spent Bleaching Earth Menjadi Biodiesel
Keywords:
Biodiesel, Spent Bleaching Earth (SBE), Transesterifikasi In Situ, Energi Terbarukan, Limbah B3.Abstract
Penelitian ini bertujuan menghasilkan biodiesel dari SBE melalui transesterifikasi in situ dua tahap, yang menggabungkan proses ekstraksi minyak dan reaksi transesterifikasi dalam satu rangkaian. Proses tersebut dilakukan secara sistematis di laboratorium Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya, dengan variasi waktu reaksi (45, 50, 55, dan 60 menit) dan kecepatan pengadukan (500, 550, dan 600 rpm) sebagai variabel bebas. Kombinasi waktu 60 menit dan kecepatan pengadukan 600 rpm menghasilkan % yield tertinggi sebesar 59,8%, densitas mencapai 0,8759 g/cm³, dan angka setana (cetane number) tertinggi sebesar 78,9, yang telah memenuhi standar mutu SNI 7182:2015. Selain itu, nilai viskositas dan titik nyala juga berada dalam rentang yang sesuai untuk karakteristik biodiesel yang baik. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah SBE untuk produksi biodiesel bukan hanya memberikan solusi terhadap persoalan limbah B3, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan energi alternatif terbarukan.
References
[1] Abbas, M., Ramadhani, A., & Syahputra, H. (2019). Pengaruh variasi waktu reaksi terhadap yield biodiesel dari minyak jelantah. Jurnal Teknik Kimia, 25(2), 35–42.
[2] Atabani, A. E., Silitonga, A. S., Ong, H. C., Mahlia, T. M. I., Masjuki, H. H., Badruddin, I. A., & Fayaz, H. (2016). Non-edible vegetable oils: A critical evaluation of oil extraction, fatty acid compositions, biodiesel production, characteristics, engine performance and emissions production. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 18, 211–245.
[3] Fauzan, R., Safitri, D., & Darmawan, I. (2022). Pemanfaatan spent bleaching earth untuk produksi biodiesel. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 19(1), 45–51.
[4] Gani, R., Handayani, I., & Sutrisno, H. (2022). Kajian esterifikasi dan transesterifikasi in situ spent bleaching earth menjadi biodiesel. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri, 12(2), 89–96.
[5] Ghazali, W. N. W., Mamat, R., Yusof, T. M., & Najafi, G. (2021). Effects of biodiesel blends on engine performance and exhaust emissions in diesel engines: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 15(3), 1487–1492.
[6] Gupta, A. R., & Agarwal, A. K. (2021). Performance of biodiesel and blends in compression ignition engines: A review. Renewable Energy, 163, 632–651.
[7] S. Sahu and P. K. Samanta, “Peak Profile Analysis of X-ray Diffraction Pattern of Zinc Oxide Nanostructure,” J. Nano- Electron. Phys., vol. 13, no. 5, pp. 1–4, 2021.
[8] Gupta, A. R., Sagar, D. V., & Naik, S. N. (2017). Biodiesel production techniques using spent bleaching earth and free fatty acids. Bioresource Technology, 98(3), 305–311.
[9] R. Adolph, “Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia,” pp. 1–23, 2019.
[10] Hasan, F., Fitria, A., & Wirawan, S. S. (2021). Efektivitas bleaching earth dalam pemurnian minyak sawit. Jurnal Teknologi Pertanian, 16(1), 53–61.
[11] Mahajan, R., Deshpande, N. V., & Kulkarni, S. (2018). Impact of operating parameters on cetane number of biodiesel: A review. Fuel, 224, 553–565.
[12] K. Kasim, “Pengaruh Massa Zeolit Dan Waktu Inkubasi Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Kadar BOD dan COD,” pp. 1–42, 2018.
[13] Meher, L. C., Sagar, D. V., & Naik, S. N. (2006). Technical aspects of biodiesel production by transesterification—A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 10(3), 248–268.
[14] Prakoso, T. A., Hadiyanto, H., & Aziz, M. (2024). Biodiesel production from spent bleaching earth using solvent extraction and transesterification. Energy Procedia, 202, 104–110.
[15] Putri, F. A., Pambudi, N. A., & Mulyono, H. (2023). Reaktivasi termal bleaching earth bekas untuk penggunaan ulang. Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi, 12(1), 21–27.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Chapis Abdilla Tanjung, Mustain Zamhari, Martha Aznury (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











