Penentuan Kebutuhan Udara Pembakaran Gas Buang pada Sistem Smokeless Flare (Studi Kasus di PT XYZ)

Authors

  • Gina Dea Ramadhani Universitas Singaperbangsa Karawang Author

Keywords:

Pembakaran sempurna, Gas buang, Air-assisted flare, Kebutuhan udara, blower

Abstract

Kegiatan produksi pada fasilitas pengolahan minyak dan gas menghasilkan gas buang yang berpotensi mencemari lingkungan, sehingga diperlukan sistem pembuangan yang aman dan efisien. Salah satu metode yang digunakan adalah sistem flaring, yaitu pembakaran gas buang sebelum dilepaskan ke atmosfer. Namun, dalam implementasinya proses pembakaran sering kali menghasilkan asap hitam akibat pembakaran yang tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis flare yang tepat, menghitung fraksi uap kondensat yang dibakar, memperkirakan kebutuhan udara untuk mencapai pembakaran sempurna, serta menentukan daya blower yang diperlukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis flare yang paling sesuai adalah air-assisted flare, dengan fraksi uap kondensat sebesar 0,148 dari total produksi sebesar 1322,6 lbmol. Kebutuhan udara teoritis untuk pembakaran sempurna sebesar 7.220,97 lbmol, yang meningkat menjadi 9.129 SCF/menit setelah penambahan excess air sebesar 20%. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan blower dengan daya sebesar 13,75 kW. Penerapan pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembakaran serta menurunkan emisi gas buang ke lingkungan.

References

[1] A. R. Rani Avidesta, D. Eka Sasputri, M. Rafiudin Safikri, and A. Yenica Nandavita, “Analisis Dampak Industri Terhadap Polusi Udara (Studi Kasus Industri Minyak Dan Gas Bumi Di Kabupaten Tanggamus Lampung),” Borjuis J. Econ., vol. 3, no. 1, pp. 12–23, 2025.

[2] S. Sulardi and M. S. Nur Anugrah, “Pemanfaatan Gas Flaring Menjadi Produk Bahan Bakar Gas,” J. Ind. Eng. Oper. Manag., vol. 8, no. 2, pp. 108–115, 2025, doi: 10.31602/jieom.v8i2.19081.

[3] M. Rizki and S. Y. Agnesty, “Pengamatan Operasi Flaring System di Unit Central Processing Area DI PT . XYZ,” Pros. Semin. Nas. Teknol. Energi dan Miner., vol. 4, no. November, pp. 687–696, 2024.

[4] A. Ahsan, H. Ahsan, J. S. Olfert, and L. W. Kostiuk, “Quantifying the carbon conversion efficiency and emission indices of a lab-scale natural gas flare with internal coflows of air or steam,” Exp. Therm. Fluid Sci., vol. 103, no. October 2018, pp. 133–142, 2019, doi: 10.1016/j.expthermflusci.2019.01.013.

[5] E. Eman A., “Environmental Pollution and Measurement of Gas Flaring,” Int. J. Sci. Res. Sci. Eng. Technol., vol. 2, no. 1, pp. 2394–4099, 2016.

[6] A. G. Haji, Z. A. Masúd, B. W. Lay, S. H, Sutjahyo, and G. Pari, “Karakterisasi asap cair hasil pirolisis sampah organik padat,” J. Teknol. Ind. Pertan., vol. 16, no. 3, pp. 1–8, 2006.

[7] D. Perdana, E. Gunawan, and B. Ps, “Perilaku Dan Kestabilan Nyala Api Pada Pembakaran Premixed Minyak Biji Kapas Terhadap Variasi Air Fuel Ratio,” Pros. NasionalRekayasa Teknol. Ind. dan Inf. XIIITahun 2018, vol. 2018, no. November, pp. 239–246, 2018.

[8] E. Dhaniswara, E. L. Talakua, H. Amrulloh, and Tamaji, “Rancang bangun mesin pembakaran sampah otomatis berbasis arduino sebagai kontrol,” J. Tek. Elektro dan Inform., vol. 20, no. November, pp. 28–40, 2025.

[9] H. Gai et al., “Clean combustion and flare minimization to reduce emissions from process industry,” Curr. Opin. Green Sustain. Chem., vol. 23, pp. 38–45, 2020, doi: 10.1016/j.cogsc.2020.04.006.

[10] S. Sánchez, D. Santalices, J. Belmar, N. Verastegui, S. Briz, and J. Meléndez, “Measurement of unburned methane in air-assisted flares using FTIR absorption spectroscopy on extracted gases,” Fuel, vol. 410, no. November, p. 137884, 2026, doi: 10.1016/j.fuel.2025.137884.

[11] M. Papas, S. Smith, D. Zink, and N. Palfreeman, “Principals of flaring combustion and ways to minimize emissions and smoke design and case study of a new air injection system for upgrading exisiting flares into smokeless flaring,” Soc. Pet. Eng. - SPE Asia Pacific Oil Gas Conf. Exhib. 2010, APOGCE 2010, vol. 3, pp. 1689–1713, 2010, doi: 10.2118/134067-ms.

[12] L. K. W. W.-Y. Chen, “Flare System,” in Flare System Process Design Manual, 2012, p. 27.

[13] M. Keynes, “Flare System Design for Oil and Gas Installations,” Inst. Chem. Eng., no. October, 2020, [Online]. Available: https://www.icheme.org/media/14673/flare-system-design-for-oil-and-gas-installations-chris-park.pdf

[14] Harmiyanto and Lilis., “Menentukan Suhu Minimal pada Condensor dan Reboiler dengan Menggunakan Kesetimbangan,” Swara Patra Maj. Ilm. PPSDM Migas, vol. 02, 2012.

[15] H. Sutarto, T. G. Nurrohim, and A. X. Ilyas, “Pembakaran Bersama Biomassa dan Batu Bara : Pengaruh Rasio Biomassa-Batu Bara dan Excess Air,” Mek. Maj. Ilm. Mek., vol. 19, no. February, pp. 29–34, 2020.

Downloads

Published

27/04/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Penentuan Kebutuhan Udara Pembakaran Gas Buang pada Sistem Smokeless Flare (Studi Kasus di PT XYZ)”, jse, vol. 11, no. 2, Apr. 2026, Accessed: Apr. 28, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1712

Similar Articles

31-40 of 416

You may also start an advanced similarity search for this article.