Perencanaan Ulang Ukuran Saluran Air Pada Jaringan Drainase Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan

Authors

  • Januari Yanto Universitas Tangerang Raya Author
  • Kuni Saadati Universitas Tangerang Raya Author

Keywords:

Design Flood Discharge, Log Normal Distribution, Drainage Network, Mononobe, Redesign

Abstract

Banjir di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, merupakan akumulasi masalah tata ruang dan kapasitas saluran drainase yang tidak memadai dalam menampung debit limpasan permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang dimensi saluran air pada jaringan drainase di kawasan strategis tersebut agar dapat meminimalkan risiko genangan. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk menentukan debit banjir rencana dengan metode rasional serta analisis hidraulika untuk mengevaluasi kapasitas tampung saluran. Berdasarkan hasil pengujian data curah hujan selama 10 tahun, metode distribusi Log Normal terpilih sebagai model yang paling sesuai setelah melewati uji chi square dan uji Smirnov-kolmogorov. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien pengaliran kawasan sebesar 0,515, intensitas curah hujan sebesar 20,61 mm/jam, dan debit banjir rencana (Qt) untuk kala ulang 5 tahun sebesar 2,12 m3/s. Evaluasi pada saluran eksisting berukuran 0,6×0,6 m menunjukkan kapasitas tampung (Qs) hanya sebesar 0,5562 m3/s, sehingga terjadi luapan karena Qs < Qt. Sebagai solusi teknis, dilakukan perencanaan ulang saluran menjadi berukuran 1,0×1,0 m yang menghasilkan kapasitas debit sebesar 2,1718 m3/s. Dimensi baru ini telah memenuhi kriteria teknis Qs > Qt dan dinyatakan aman dari risiko banjir.

References

[1] Ritnawati, dkk, “Manajemen Bencana Banjir”,Yayasan kita menulis, Makasar, 2025.

[2] Edies, dkk., “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) Untuk Analisis Keterjangkauan SMA, SMK, MAN Berdasarkan Kepadatan Penduduk di Jakarta Selatan”, Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Ilmu-Ilmu Sosial, dan Hukum, Portal UNJ, 2025

[3] Refnitasari, dkk, “Analisis Kerentanan Fisik Wilayah Pesisir Utara Kota Surabaya Terhadap Bencana Banjir Rob,” Jurnal Tata Kota dan Daerah., Vol. 14, No.2, 2022.

[4] Anwar, Y., & Ningrum, M. V. R., “Dampak Bencana Banjir Terhadap Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda”, JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), Vol.9, 2022

[5] Sutigno, A. L., & Pigawati, B., “Bentuk Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Rob Di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak,” Jurnal Teknik PWK, Vol.4, No.4, 2015

[6] Melianita, R., Putra, A. D. and Syah, A., “Analisis Potensi Kerentanan dan Risiko Bencana di Wilayah Kabupaten Tanggamus”, Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD), 9(3), pp. Hal. 437 – 448, 2021

[7] Suripin, “ Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan”, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 2004

[8] RJ Kodoatie, R Sjarief., “Pengelolaan sumber daya air terpadu”, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 2017

[9] Asdak, Chay., “Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2002

[10] David Ardian Gea, “Studi Perencanaan Sistem Drainase Perkotaan Untuk Mengurangi Risiko Banjir”, Jurnal Sains,Teknik,Ekonomi,Dan Pendidikan, Vol 2, Nomor 1, 2026

[11] Soewarno, “Hidrologi : pengukuran dan pengolahan data aliran sungai (hidrometri),” Nova, Bandung, 1991

Downloads

Published

10/07/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Perencanaan Ulang Ukuran Saluran Air Pada Jaringan Drainase Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan”, jse, vol. 11, no. 3, Jul. 2026, Accessed: Jul. 11, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1916

Similar Articles

1-10 of 384

You may also start an advanced similarity search for this article.