Evaluasi Pencemaran Logam Berat pada Sedimen Sungai Citarik

Authors

  • Siti Dwi Muthmainnah Institut Teknologi Nasional, Bandung Author
  • Sugihhartati Dj Rachmawati Institut Teknologi Nasional, Bandung Author
  • Wilda Naily Badan Riset dan Inovasi Indonesia Author
  • Rizka Maria Badan Riset dan Inovasi Indonesia Author

Keywords:

Sedimen Sungai , Logam Berat, Cu, Pb, Zn, Sungai Citarik, PSQGs

Abstract

Sungai Citarik merupakan salah satu anak Sungai Citarum yang menerima masukan pencemar dari aktivitas industri, pertanian, dan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sedimen Sungai Citarik berdasarkan kandungan logam berat tembaga (Cu), timbal (Pb), dan seng (Zn) pada musim kemarau. Sampel sedimen diambil pada sepuluh titik pengamatan dan dianalisis terhadap konsentrasi logam berat, pH, dan suhu sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cu berkisar antara 29,07–66,31 mg/kg, Pb 16,85–29,83 mg/kg, dan Zn 47,95–81,44 mg/kg. Nilai pH sedimen berada pada kisaran 4,5–5,5 yang menunjukkan kondisi cenderung asam, sedangkan suhu sedimen berkisar antara 23–32°C. Berdasarkan perbandingan dengan Probable Sediment Quality Guidelines (PSQGs), seluruh titik pengamatan memiliki konsentrasi Cu yang melebihi nilai ambang 16 mg/kg, sedangkan Pb dan Zn masih berada di bawah nilai batas masing-masing. Tingginya konsentrasi Cu diduga berkaitan dengan aktivitas antropogenik di sepanjang DAS Citarik, terutama industri, permukiman, dan pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cu merupakan logam dominan yang terakumulasi pada sedimen Sungai Citarik dan berpotensi menimbulkan risiko ekologis bagi organisme akuatik.

References

[1] S. Han, S. Rice, G. Tan, K. Wang, dan S. Zheng, “Geomorphic evolution of the Qingshuigou channel of the Yellow River Delta in response to changing water and sediment regimes and human interventions,” vol. 4884, no. 2011, 2020.

[2] M. Andre dan Y. Pane, “Analisis Logam Berat Dalam Sedimen Pada Hilir Berdasarkan Geoaccumulation Index (IGE) Daerah Aliran Sungai Deli,” J. al ulum LPPM Univ. AL WASHLIAH MEDAN, vol. 11, no. 2, hal. 100–106, 2023.

[3] H. Wang dkk., “Impacts of the dam-orientated water-sediment regulation scheme on the lower reaches and delta of the Yellow River (Huanghe): A review,” Glob. Planet. Change, 2017.

[4] H. Ali, E. Khan, dan I. Ilahi, “Environmental chemistry and ecotoxicology of hazardous heavy metals: Environmental persistence, toxicity, and bioaccumulation,” J. Chem., vol. 2019, no. Cd, 2019.

[5] M. A. Septiono dan D. Roosmini, “Heavy Metal Distribution In Water , Sediment , And Fish At Upper Citarum River And Its Potential Exposure,” hal. 978–979, 2015.

[6] G. Chauhan dan P. U. K. Chauhan, “Human health risk assessment of heavy metals via dietary intake of vegetables grown in wastewater,” vol. 4, no. 9, hal. 1–9, 2014.

[7] R. Fadhilah, K. Oginawati, dan N. A. Y. Romantis, “The Pollution Profile of Citarik, Cimande, and Cikijing Rivers in Rancaekek District, West Java, Indonesia,” Indones. J. Urban Environ. Technol., vol. 2, no. 1, hal. 14–26, 2018.

[8] N. G. Putri, “Profile of Heavy Metals Dispersion on Water, Fish and Sediments in Cikijing River and Cimande River in Rancaekek District. Undergraduate Thesis. Environmental Engineering Department, Institut Teknologi Bandung, Bandung, Indonesia,” 2015.

[9] N. B. Saidon, R. Szabó, P. Budai, dan J. Lehel, “Trophic transfer and biomagnification potential of environmental contaminants (heavy metals) in aquatic ecosystems,” Environ. Pollut., vol. 340, no. April 2023, 2024.

[10] B. T. P. Budiman, Y. Dhahiyat, dan Rustikawati, “Bioakumulasi logam berat Pb (Timbal) dan Cd (Kadmium) pada daging ikan yang tertangkap di Sungai Citarum Hulu.,” J. Perikan. dan Kelaut., vol. 3, no. 4, hal. 261–270, 2012.

[11] I. E. S. Harsanti, “Senyawa POPs Aldrin dan Endosulfan pada Air Sungai DAS Citarum Hulu , Jawa Barat,” 2017.

[12] EPA, “U.S. Environmental Protection Agency Laboratory Services and Applied Science Division Athens, Georgia Operating, Sediment Sampling LSASDPROC-200-R4,” hal. 1–17, 2024.

[13] R. Fletcher dan P. Welsh, “Provincial Sediment Quality Guidelines (PSQGs).pdf.” hal. 64, 2008.

[14] BPS, “Kabupaten Bandung Dalam Angka,” 2024, hal. 394.

[15] S. Sudarningsih, H. Aliyah, S. J. Fajar, dan S. Bijaksana, “Magnetic characterization and heavy metals pollutions of sediments in Citarum River , Indonesia Magnetic characterization and heavy metals pollutions of sediments in Citarum River , Indonesia,” J. Phys. Conf. Ser., vol. Vol. 1204, no. No. 1, hal. 012082, 2019.

[16] M. O. P. Yenny, A. Hartono, S. Anwar, dan Y. Kang, “Assessment of heavy metals pollution in sediment of Citarum River, Indonesia.pdf,” Assess. heavy Met. Pollut. sediment Citarum River, Indones., vol. 10(4), hal. 584-593., 2020.

[17] D. Roosmini, P. Andarani, dan A. Nastiti, “Heavy Metals ( Cu and Cr ) Pollution from Textile Industry In Surface Water and Sediment ( Case Study : Cikijing River , West Java , Indonesia ),” Water Environ., no. 39, 2010.

[18] X. L. Sun dkk., “The Role of Surface Functional Groups of Iron Oxide, Organic Matter, and Clay Mineral Complexes in Sediments on the Adsorption of Copper Ions,” Sustain., vol. 15, no. 8, 2023.

[19] M. Marselina dan M. Wijaya, “Heavy metals in water and sediment of Cikijing River, Rancaekek District, West Java: Contamination distribution and ecological risk assessment,” PLoS One, vol. 19, no. 4 April, hal. 1–27, 2024.

[20] D. E. Yunita, “Analisis Akumulasi Logam Berat Tembaga (Cu) Pada Air Tambak Dan Daging Ikan Bandeng Dengan Umur Yang Berbeda Di Wilayah Tambak Sekitar Muara Sungai Bengawan Solokecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik.” 2015.

[21] Mardizal, Jonni, and Fahmi Rizal. Manajemen kualitas air. Eureka Madia Utama, 2024.

[22] J. Febrita, “Analisis Beban Pencemar Logam Berat Industri terhadap Kualitas Sungai Citarum Hulu,” vol. 07, no. 01, hal. 77–88, 2022.

[23] M. Aprianto dan A. Afdal, “Identifikasi Pencemaran Logam Berat dan Hubungannya dengan Suseptibilitas Magnetik pada Sedimen Sungai Batang Agam Segmen Kota Bukittinggi,” J. Fis. Unand, vol. 12, no. 3, hal. 488–492, 2023.

[24] S. dkk Wahyuni, “Kerentanan Potensi Banjir Di Daerah Aliran Sungai Citarik Bagian Hulu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat,” Bull. Sci. Contrib., vol. 20, hal. 109–120, 2022.

[25] N. A. Y. Romantis, “Profil Distribusi Pencemaran Logam Berat (Cd, Cr, Cu, Mn, Pb Dan Zn) Pada Air Dan Sedimen Di Sungai Citarik, Sub Das Hulu Citarum,” 2025.

[26] H. Biglari dkk., “Comprehensive Health and Environmental Risk Assessment of Zanjan Lead-Zinc Hydrometallurgy Tailings,” Results Eng., vol. 26, no. April, hal. 105160, 2025.

[27] R. Permana dan A. Andhikawati, “Metallotionein Pada Tanaman Akuatik Dan Peranannya Dalam Akumulasi Logam Berat: Review,” J. Akuatek, vol. 3, no. 1, hal. 1–8, 2022.

Downloads

Published

07/08/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Evaluasi Pencemaran Logam Berat pada Sedimen Sungai Citarik”, jse, vol. 11, no. 3, Aug. 2026, Accessed: Aug. 08, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1963

Similar Articles

1-10 of 221

You may also start an advanced similarity search for this article.