Kajian Teknis Penerapan Bottom Air Deck Terhadap Penurunan Tingkat Getaran Tanah Akibat Peledakan
Keywords:
getaran tanah (ground vibration), peak particle velocity/ PPV, bottom air deckAbstract
Energi bahan peledak dari hasil operasi peledakan tambang tidak sepenuhnya terpakai dalam proses pemberaian batuan, sebagian energi tersebut akan terbuang dalam bentuk berupa getaran tanah (ground vibration). Getaran tanah hasil peledakan akan berdampak buruk terhadap bangunan atau area pemukiman warga yang berada disekitar tambang. Indonesia telah menerapkan regulasi yang tertuang dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 7571:2010 terkait acuan baku tingkat getaran tanah akibat peledakan terhadap lingkungan sekitar tambang. Dalam hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian dan analisis terkait penerapan bottom air deck dalam upaya menurunkan tingkat getaran tanah akibat peledakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan geometri peledakan konvensional (normal) dan juga geometri peledakan yang menerapkan bottom air deck sepanjang 1 meter pada dasar lubang ledak, memberikan hasil nilai getaran tanah (peak particle velocity/ PPV) yang berbeda. Operasi peledakan menggunakan bottom air deck terbukti berhasil dalam mereduksi nilai PPV longitudinal secara signifikan di atas pada tiga kali uji coba. Hal ini juga membuktikan bahwa keberadaan ruang udara kosong di dasar lubang ledak berfungsi efektif sebagai peredam dinamis yang mampu mengurangi rambatan gelombang seismik horizontal menuju area pemukiman warga.
References
[1] Badan Standarisasi Nasional. "Baku Tingkat Getaran Tanah Akibat Kegiatan Peledakan pada Tambang Terbuka terhadap Bangunan". SNI 7571:2010. 2010.
[2] Dowding, C. H. "Construction Vibrations". Prentice Hall. 2000.
[3] Hustrulid, W. A. "Blasting Principles for Open Pit Mining". CRC Press. 2013.
[4] Instantel. "Blastmate III". Ogdensburg, New York: USA. 2009.
[5] Jhanwar, J. C. "Theory and Practice of Air-Deck Blasting in Surface Mines". A review. Geotechnical and Geological Engineering, 29(5), 651–663. 2011
[6] Jimeno, C.L., Jimeno, E.L., & Carcedo, F.J.A. "Drilling and Blasting of Rocks. Routledge. 1995
[7] Joris. "Analisis Pola Rangkaian Peledakan terhadap Tingkat Getaran Tanah (Ground Vibration Level) pada PT. Cipta Kridatama jobsite PT. Multi Harapan Utama, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 2013.
[8] Koning, T. "Controllable Parameters in Blasting Operations for Vibration Mitigation". International Journal of Rock Mechanics and Mining Sciences, 104, 45–53. 2018
[9] Mel'nikov, N. V. "Utilization of Air Gaps in Blasting". Gornyi Zhurnal, 16(2), 18–25. 1940.
[10] Mohanty, B., & Chung, S. "Influence of Bottom Charge and Air Deck Position on Ground Vibration Levels". Blasting and Fragmentation Journal, 14(2), 112–125. 2020.
[11] Oktaviani. "Analisis Ground Vibration". UPN "Veteran" Yogyakarta. 2006.
[12] Rai, P., & Kumar, R. "Technical Evaluation of Bottom Air-Decking in Opencast Coal Benches". Mining Technology, 131(1), 23–34. 2022.
[13] Sastry, V. R., & Chandar, K. R."Ground Vibration and Air Overpressure Due to Blasting in Open Pit Mines". Journal of Mines, Metals and Fuels, 62(3), 67–75. 2014.
[14] Siregar, A., & Saptono, S. "Analisis Pengaruh Geometri Peledakan terhadap Peak Particle Velocity (PPV) pada Tambang Terbuka". Jurnal Teknologi Pertambangan, 9(1), 12–19. 2023.
[15] Yanottama, A., dkk."Kajian Teknis Geometri Peledakan dan Fragmentasi Batuan Menggunakan Bottom Air Deck pada Peledakan Interburden terhadap Isian Bucket PC 3000 di Pit 2 PT XYZ". Jurnal Teknik Kebumian, 13, 22–35. 2025.
[16] Zuhri, M. A., & dkk. "Pengaruh Tingkat Getaran Tanah (Ground Vibration) Akibat Peledakan Area PT. Rinjani Kartanegara, Kabupaten Kartanegara, Kalimantan Selatan". Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, 6(1), 11–16. 2018
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andy Yanottama, Yulian Assadat, Muhammad Faisal Seprizal, Dimas Agung Permadi, Zella Navtalia, Leta Lestari, Andromeda Nabella (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











