Formulasi Pupuk NPK Berdasarkan Profil Hara Makro Daun Kelapa Sawit

Authors

  • Andi Tenri Lestari Universitas Fajar Makassar Author
  • A. Sry Iryani Universitas Fajar Makassar Author

Keywords:

Analisis Daun (LSU), Hara Makro, Neraca Massa, NPK-Mg Kustom, Elaeis guineensis

Abstract

Efisiensi produksi kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh manajemen nutrisi yang presisi melalui pemupukan, yang mencakup biaya operasional terbesar. Ketidaktersediaan data riil kebutuhan hara sering kali memicu fenomena hidden hunger dan kerugian ekonomi akibat penurunan produksi. Penelitian ini didasarkan pada teori fisiologi nutrisi tanaman, diagnosis nutrisi melalui analisis daun (Leaf Sampling Unit/LSU), serta prinsip rekayasa produk kimia menggunakan neraca massa. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat nutrisi hara makro aktual dan merancang formulasi pupuk NPK majemuk kustom. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif-kuantitatif dengan objek Tanaman Menghasilkan (TM) umur 8 tahun pada pelepah ke-17 di Afdeling Alfa Blok 2 dan 3. Metode penggalian data melibatkan destruksi basah sampel daun yang dianalisis secara kuantitatif menggunakan instrumentasi Continuous Flow Analyzer (CFA), Spektrofotometri UV-Vis, dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Temuan data menunjukkan kadar Nitrogen (2,63% dan 2,41%) serta Kalium (0,96% dan 0,93%) berada pada tingkat optimal. Namun, kadar Fosfor berada pada tingkat rendah (0,147% dan 0,144%) dan kadar Magnesium menunjukkan tingkat rendah hingga defisiensi (0,22% dan 0,20%) akibat adanya antagonisme hara kation. Kesimpulan penelitian menetapkan bahwa integrasi perhitungan neraca massa total dan komponen berhasil merancang satu spesifikasi formula pupuk kustom yang seragam untuk mengoreksi ketidakseimbangan hara pada kedua lokasi, yaitu dengan spesifikasi grade NPK-Mg 13-6-19-5.

References

[1] F. Fauziati and E. Sampepana, “Kajian Karakteristik Kimia Asap Cair Cangkang Sawit, Tandan Kosong Sawit sebagai Bahan Antibakteri dan Aplikasinya,” J. Ris. Teknol. Ind., pp. 338–347, 2021, doi: 10.26578/jrti.v15i2.7294.

[2] F. Fauziati and E. Sampepana, “Kajian Karakteristik Kimia Asap Cair Cangkang Sawit, Tandan Kosong Sawit sebagai Bahan Antibakteri dan Aplikasinya,” Indones. J. Ind. Res., pp. 338–347, 2021, doi: 10.26578/jrti.v15i2.7294.

[3] A. A. Cahyaningtyas et al., “Modifikasi dan Karakterisasi Pati Batang Kelapa Sawit secara Hidrolisis sebagai Bahan Baku Bioplastik,” Indones. J. Ind. Res., vol. 41, no. 1, pp. 37–44, 2019, doi: 10.24817/jkk.v41i1.4623.

[4] A. A. Cahyaningtyas et al., “Modifikasi dan Karakterisasi Pati Batang Kelapa Sawit secara Hidrolisis sebagai Bahan Baku Bioplastik,” J. Kim. dan Kemasan, vol. 41, no. 1, pp. 37–44, 2019, doi: 10.24817/jkk.v41i1.4623.

[5] A. Haitami and W. Wahyudi, “Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Plus (Kotakplus) dalam Memperbaiki Sifat Kimia Tanah Ultisol,” J. Ilm. Pertan., vol. 16, no. 1, pp. 56–63, 2019, doi: 10.31849/jip.v16i1.2351.

[6] U. S. Asih, Y. Yaherwandi, and S. Efendi, “Keanekaragaman Laba-laba pada Perkebunan Kelapa Sawit yang Berbatasan dengan Hutan,” Indones. J. Entomol., vol. 18, no. 2, 2021, doi: 10.5994/jei.18.2.115.

[7] R. Rosnina, S. Sapareng, and I. Idawati, “Optimalisasi Ukuran dan Jenis Polybag terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery,” Agrovital, vol. 3, no. 2, pp. 47–50, 2018, doi: 10.35329/agrovital.v3i2.204.

[8] L. M. Angraini, I. W. Sudiarta, N. Qomariyah, S. Alaa, and I. G. N. Y. Handayana, “Peningkatan Kompetensi Komputasi Fisika dan Kimia untuk Mahasiswa Program Studi Fisika Fmipa Universitas Mataram,” Selaparang, vol. 2, no. 2, pp. 37–41, 2019, doi: 10.31764/jpmb.v2i2.886.

[9] B. Pratomo, “Uji Variasi Konsentrasi Ekstrak Akar Tuba (Derris Elliptica) Dalam Pengendalian Hama Ulat Api (Setothosea Asigna) Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elais Guineensis Jacq.),” Agroprimatech, vol. 1, no. 2, pp. 64–71, 2018.

[10] Y. Hafizrianda, R. Hidayat, M. A. Purwadi, and M. Kbarek, “Analisis Tingkat Kemiskinan Petani Kelapa Sawit di Kampung Yamara Kabupaten Keerom,” J. Kaji. Ekon. dan Stud. Pembang., vol. 7, no. 2, 2020, doi: 10.56076/jkesp.v7i2.2179.

[11] N. Aswan and Y. W. Tanjung, “Analisis Faktor-faktor Pendapatan Petani Kelapa Sawit (Studi Kasus: Desa Terapung Raya Muara Batangtoru),” J. Educ. Dev., vol. 9, no. 1, 2021.

[12] W. K. Sembiring, E. D. I. Santosa, and H. Sukoco, “Penentuan Status Hara Daun pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Determination of Leaf Nutrient Status in Smallholder Palm Oil Plantations,” vol. 6, no. Dirjenbun 2017, pp. 11–17, 2024.

[13] R. T. Juliawati et al., “Status Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq ) Menghasilkan Pada Tanah Ultisol Di Desa Semuntai Kecamatan Mukok,” pp. 516–524, 2025.

[14] Nadhif, Iftikar Flour. Kaji Eksperimental Torefaksi Limbah Kulit Ketela Berbasis Gelombang Mikro Untuk Produksi Bahan Bakar Padat Terbarukan. Diss. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang, 2024.

[15] M. Hamzah, E. Mohamad, N. Suleman, I. Isa, and W. R. Kunusa, “Pemanfaatan Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit ( Elaies Guineensis Jacq .) Sebagai Briket Bioarang,” vol. 3, pp. 10–24, 2025.

[16] N. L. K. Nisa’, “Pemanfaatan limbah ampas kopi dan kulit kopi menjadi biobriket sebagai alternatif energi,” Skripsi, 2023.

[17] D. A. S. Pohan, B. Budiyono, and S. Syafrudin, “Analisis Kualitas Air Sungai Guna Menentukan Peruntukan Ditinjau Dari Aspek Lingkungan,” J. Ilmu Lingkung., vol. 14, no. 2, p. 63, 2017, doi: 10.14710/jil.14.2.63-71.

[18] Safitri and L. Dwi, “Analisa Kadar Klorida Pada Air Sumur Di Desa Dalegan Kabupaten Gresik Dengan Penambahan Karbon Aktif Merek X,” Αγαη, vol. 8, no. 5, p. 55, 2019.

Downloads

Published

11/08/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Formulasi Pupuk NPK Berdasarkan Profil Hara Makro Daun Kelapa Sawit”, jse, vol. 11, no. 3, Aug. 2026, Accessed: Sep. 05, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/2061

Similar Articles

41-50 of 500

You may also start an advanced similarity search for this article.