Meminimalkan Kelelahan dan Meningkatkan Produktivitas dengan Pendekatan Metode Failure Mode and Effect Analysis (Studi Kasus:  PT. Kubota Indonesia)

Authors

  • Ahmad Karsim Universitas Stikubank Author
  • Antoni Yohanes Universitas Stikubank Author

Keywords:

Globalisasi, Integrasi Teknologi Canggih, Peningkatanan Produktivitas

Abstract

In the context of increasing globalisation and the implementation of the ASEAN Economic Community (AEC), Indonesian companies are under pressure to improve their collective productivity and efficiency. Although the integration of advanced technology is the main focus, human involvement still plays a crucial role in achieving optimal production. This research examines the factors contributing to worker fatigue during material handling activities, emphasising the importance of prioritising employee well-being, safety, and health. A proven effective approach is to take an ergonomic design approach to workstations to suit the physical characteristics of workers, thereby reducing fatigue levels and increasing productivity. Implementing the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method is proposed as a systematic way of identifying and addressing various operational challenges. A case study at PT Kubota Indonesia demonstrates that implementing this method can significantly enhance manufacturing productivity while maintaining stringent safety standards.

References

[1] Adi, R. P., & Suryoputro, M. R. (2021). Analisis Risiko Kelelahan Kerja pada Pekerja Industri dengan Metode FMEA untuk Meningkatkan Produktivitas. Jurnal Teknik Industri, 12(2), 145-156.

[2] Anwar, C., & Santoso, P. B. (2020). Penerapan FMEA dalam Mengurangi Kelelahan Kerja dan Meningkatkan Efisiensi di Lini Produksi. Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri, 5(1), 78-89.

[3] Dewi, S. K., & Utami, W. (2019). Optimasi Produktivitas Tenaga Kerja melalui Penurunan Risiko Kelelahan dengan Pendekatan FMEA. Jurnal Manajemen Kualitas, 7(3), 201-215.

[4] Firdaus, M., & Nugroho, A. (2022). Analisis Faktor Kelelahan Kerja dan Dampaknya terhadap Produktivitas Menggunakan Metode FMEA (Studi Kasus: Industri Manufaktur). Jurnal Ergonomi Indonesia, 8(1), 32-45.

[5] Hasanah, N., & Wijaya, T. (2018). Pengaruh Kelelahan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dan Solusinya dengan Metode FMEA. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 4(2), 90-102.

[6] Kurniawan, D., & Prasetyo, E. (2023). Minimasi Kelelahan Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas dengan FMEA di Industri 4.0. Jurnal Sistem dan Manajemen Industri, 10(1), 55-67.

[7] Putra, A. R., & Hidayat, R. (2017). Aplikasi FMEA untuk Mengidentifikasi Penyebab Kelelahan Kerja dan Rekomendasi Perbaikan. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem, 3(2), 112-124

[8] Rahmawati, F., & Setiawan, B. (2021). Studi Kasus Penerapan FMEA dalam Menurunkan Tingkat Kelelahan Kerja pada Operator Mesin. Jurnal Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan Kerja, 6(1), 45-58.

[9] Sari, M. P., & Handoyo, S. (2020). Peran FMEA dalam Mengurangi Kelelahan Kerja untuk Meningkatkan Efektivitas Produksi. Jurnal Manajemen Operasional dan Produksi, 11(3), 210-223.

[10] Wijayanti, R., & Darmawan, A. (2019). Analisis FMEA untuk Meminimalkan Kelelahan Kerja dan Meningkatkan Produktivitas di Sektor Manufaktur. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 8(2), 134-147.

[11] Zulkarnaini. (2019). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND).

[12] Stamatis D.H. (2018). Failure Effect and Analysis. Dalam FMEA from Theory to Execution. Milwauke: ASQC Quality.

[13] Kapantow. 2020. Hubungan Antara Beban Kerja Fisik Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Bagian Operator Boiler dan Turbin di PJBS Pembangkit Listrik Tenaga Uap Amurang. 9:143-149.

[14] Abiseno, P. dan Salami, I.R.S. Pengaruh Faktor Lingkungan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Faktor Kelelahan Kerja Pada Pekerja Full-Machinery Manufaktur Ban di Cikarang. Jurnal Teknik Lingkungan. 23:73-82.

[15] Tarwaka. 2004. Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Edisi. Cet 1. Uniba Press, Surakarta.

[16] Nurmianto, E. 2004. Ergonomi, Konsep Dasar dan Aplikasinya. Prima Printing. Surabaya.

Downloads

Published

08/07/2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Meminimalkan Kelelahan dan Meningkatkan Produktivitas dengan Pendekatan Metode Failure Mode and Effect Analysis (Studi Kasus:  PT. Kubota Indonesia)”, jse, vol. 10, no. 3, Jul. 2025, Accessed: Jan. 28, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1057

Similar Articles

121-130 of 269

You may also start an advanced similarity search for this article.