Analisis Ketersediaan Debit Irigasi dan Kebutuhan Air Sawah pada Saluran Sekunder Langnga Kabupaten Pinrang

Authors

  • Ferdy Wijaya Masri Universitas Muhammadiyah Parepare Author

Keywords:

Debit Andalan, Kebutuhan Air Irigasi, Water Balance, Sungai Saddang, Saluran Sekunder Langnga

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan debit irigasi dan kebutuhan air sawah pada Saluran Sekunder Langnga Kabupaten Pinrang serta mengevaluasi kemampuan debit andalan Sungai Saddang dalam memenuhi kebutuhan air irigasi. Data yang digunakan berupa data debit Sungai Saddang periode 2015–2025, data curah hujan, data klimatologi, luas daerah irigasi sebesar 6.186 ha, dan pola tanam padi–padi. Analisis debit andalan dilakukan menggunakan metode Weibull dengan tingkat keandalan 80% (Q80), sedangkan kebutuhan air irigasi dihitung berdasarkan komponen evapotranspirasi metode Penman Modifikasi, curah hujan efektif, perkolasi, dan penggantian lapisan air (WLR). Selanjutnya dilakukan analisis neraca air (water balance) dengan membandingkan debit andalan terhadap kebutuhan air irigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit andalan 80% (Q80) Sungai Saddang tertinggi terjadi pada bulan Maret sebesar 392 m³/dt dan terendah pada bulan September sebesar 49 m³/dt. Kebutuhan air irigasi terbesar terjadi pada bulan Oktober sebesar 16,02 m³/dt dan terkecil pada bulan Maret sebesar 3,53 m³/dt. Hasil analisis neraca air menunjukkan bahwa debit andalan Sungai Saddang mampu memenuhi kebutuhan air irigasi Saluran Sekunder Langnga pada seluruh bulan pengamatan. Kondisi neraca air mengalami surplus sepanjang tahun dengan surplus terbesar pada bulan Maret sebesar 388,17 m³/dt dan surplus terkecil pada bulan September sebesar 44,50 m³/dt. 

References

[1] A. Ali, A. Sulfanita, A. Bustan, and Adnan, “Perhitungan Nilai Efisiensi Saluran Di Daerah Irigasi Saddang UPT Tiroang Kabupaten Pinrang,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 4, pp. 15266–15273, 2024, doi: 10.31004/innovative.v4i4.14923.

[2] P. D. H. Ardana, T. H. Pamungkas, K. Soriarta, and I. W. Suardika, “Analisis Kebutuhan Air Irigasi Untuk Daerah Irigasi Auman Bodog di Kecamatan Selat dan Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem,” 2022, doi: 10.32511/juteks.v7i2.858.

[3] G. R. Wintyaswan, S. Sumiadi, and W. Soetopo, “Analisis Neraca Air (Water Balance) Pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso Kabupaten Pasuruan,” J. Teknol. dan Rekayasa Sumber Daya Air, vol. 3, no. 1, pp. 324–335, 2022, doi: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.

[4] R. Rahmawati, A. B. Didi, and I. R. Aulia, “Analisis Kebutuhan Debit Air Pada Daerah Irigasi Saddang di Pekkabata Kabupaten Pinrang,” Stabilita | J. Ilm. Tek. Sipil, vol. 10, no. 1, 2022, doi: 10.55679/jts.v10i1.27556.

[5] Cambe, H. Ashad, and A. K. Hadi, “Kajian Kebutuhan Debit Air pada Daerah Irigasi Bila Kabupaten Sidenreng Rappang,” J. Tek. Sipil MACCA, vol. 6, no. 2, pp. 141–150, 2021, doi: 10.33096/jtsm.v6i2.339.

[6] H. A. Nugroho and Darmadi, “Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi untuk Tanaman Padi Studi Kasus Daerah Irigasi Cibanon Kabupaten Bogor,” J. Tek. Sipil-Arsitektur, vol. 25, no. 1, pp. 21–32, 2026, doi: 10.54564/jtsa.v25i1.275.

[7] K. Sari and B. Sulaeman, “Analisis Kebutuhan Air Irigasi Pada Jaringan Sekunder Di Kota Palopo,” PENA Tek. J. Ilm. Ilmu-Ilmu Tek., vol. 5, no. 2, pp. 82–90, 2020, doi: 10.51557/pt_jiit.v5i2.606.

[8] N. K. Sari and G. R. Prima, “Evaluasi Kebutuhan dan Ketersediaan Air Irigasi dalam Rangka Peningkatan Hasil Pertanian (Studi Kasus: Daerah Irigasi Cikunten II),” Menara J. Tek. Sipil, vol. 18, no. 1, pp. 49–58, 2023, doi: 10.21009/jmenara.v18i1.31096.

[9] D. J. S. D. Air, Standar Perencanaan Irigasi – Kriteria Perencanaan Bagian Perencanaan Jaringan Irigasi (KP-01). Jakarta: Direktorat Irigasi dan Rawa, Kementerian Pekerjaan Umum, 2013.

[10] C. D. Soemarto, Hidrologi Teknik, Edisi Kedu. Jakarta: Erlangga, 1999.

[11] S. Sosrodarsono and K. Takeda, Hidrologi untuk Pengairan, Edisi ke-9. Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2003.

[12] C. Arif, M. Y. J. Purwanto, S. K. Saptomo, Sutoyo, A. Heryansyah, and H. A. Sofiyuddin, “Evaluasi Penentuan Kebutuhan Air Pengolahan Tanah dengan Persamaan Van De Goor & Zijlstra pada Budidaya Padi Sawah,” J. Tek. Sumber Daya Air, vol. 3, no. 1, pp. 67–76, 2023, doi: 10.56860/jtsda.v3i1.45.

[13] A. N. Prasetyo, T. B. Prayogo, and S. Wahyuni, “Analisis Efisiensi Saluran Irigasi Pada Kejuron Kepanjen, Daerah Irigasi Molek, Kabupaten Malang,” J. Teknol. dan Rekayasa Sumber Daya Air, vol. 4, no. 2, 2024, doi: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.120.

[14] R. Rudi, S. Nurhazimah, R. Musa, M. Sar, A. A. Latif, and A. A. F. Azis, “Analisa Neraca Air pada Daerah Irigasi Bilokka Kabupaten Sidenreng Rappang,” J. Tek. Sipil MACCA, vol. 11, no. 1, pp. 63–70, 2026, doi: 10.33096/10th1d74.

[15] Andi Bustan Didi, Ilham L, A. Sulfanita, and A. Adnan, “Analisa Debit Aliran Irigasi Saluran Induk Sawitto Terhadap Kebutuhan Air Sawah Di Kabupaten Pinrang,” Jural Ris. Rumpun Ilmu Tek., vol. 3, no. 1, pp. 159–169, 2024.

Downloads

Published

12/07/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisis Ketersediaan Debit Irigasi dan Kebutuhan Air Sawah pada Saluran Sekunder Langnga Kabupaten Pinrang”, jse, vol. 11, no. 3, Jul. 2026, Accessed: Jul. 14, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1942

Similar Articles

81-90 of 571

You may also start an advanced similarity search for this article.