Analisis Dampak Lingkungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA): Studi Kasus TPA Bantargebang, Kota Bekasi

Authors

  • Nabila Suci Annisa Institut Teknologi Bandung Author
  • Opy Kurniasari Institut Teknologi Bandung Author

Keywords:

TPA Bantargebang, dampak lingkungan, pengelolaan sampah

Abstract

TPA Bantargebang sebagai tempat pemrosesan akhir sampah terbesar di Indonesia menerima sekitar 7.500 ton sampah per hari, dengan volume sampah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Tingginya akumulasi sampah yang membentuk timbunan hingga hampir 50 meter berpotensi menimbulkan berbagai dampak lingkungan, terutama melalui emisi gas landfill dan rembesan lindi yang dapat menurunkan kualitas lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan pengelolaan sampah di TPA Bantargebang terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan TPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional TPA Bantargebang menimbulkan berbagai dampak lingkungan, antara lain pencemaran udara akibat bau sampah dan emisi kendaraan operasional, penurunan kualitas air tanah yang diduga dipengaruhi oleh rembesan lindi, serta peningkatan populasi vektor penyakit seperti lalat dan nyamuk. Dampak tersebut berpengaruh terhadap kenyamanan hidup dan kondisi kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penelitian. Oleh karena itu, diperlukan penerapan penutupan area setiap hari secara konsisten untuk menekan perkembangan vektor penyakit, optimalisasi penangkapan gas landfill yang diintegrasikan dengan penguatan zona penyangga vegetasi guna mengendalikan bau dan emisi, serta peningkatan pengelolaan lindi. Upaya-upaya tersebut perlu didukung oleh pemantauan kualitas lingkungan secara berkala agar pengelolaan sampah di TPA Bantargebang.

References

[1] World Bank. (2020). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050

[2] Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta. (2024). Laporan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) TPST Bantargebang Semester II Tahun 2024. Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST).

[3] Siddiqua, A., Hahladakis, J. N., & Al-Attiya, W. A. K. A. (2022). An overview of the environmental pollution and health effects associated with waste landfilling and open dumping. Environmental Science and Pollution Research, 29, 58514–58536. https://doi.org/10.1007/s11356-022-21578-z

[4] Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung Alfabeta.

[5] Zahra, N., et al. (2026). Impact of air, leachate, and soil contamination on health around landfill areas. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/8570

[6] Machali, I. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. In Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Farmaka Tropis Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur.

[7] Almeisa, K., Hadini, L. O., & Kasmiati, S. (2024). Dampak Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir Terhadap Kondisi Lingkungan Masyarakat. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 9(3), 147–156.

[8] Byla, N. S., & Ibrahim. (2025). Polutan dari TPA Sampah Malimpung di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Geografi, Lingkungan & Kesehatan, 3(1), 7–14.

[9] Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung. (2024). Laporan akhir Tim Pendamping dan Pengawas Independen PKS TPST Bantargebang.

[10] Erazo, C., Mora, F., & Muñoz, N. (2021). Air pollution scenarios from municipal solid waste management: A review of emissions associated with waste collection, transport, and disposal. Environmental Science and Pollution Research, 28(45), 64261–64277.

[11] Axmalia, A., & Mulasari, S. A. (2020). Dampak Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terhadap Gangguan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(2), 171–176. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol6.Iss2.536

[12] Betahita. (2026, Maret 17). Longsor Bantargebang: Lalai Jakarta, Bekasi celaka. https://betahita.id/news/detail/11931/longsor-bantargebang-lalai-jakarta-bekasi-celaka.html

[13] Badan Pusat Statistik. (2023). Persentase rumah tangga menurut provinsi dan sumber air minum layak. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/ODQ1IzI=/persentase-rumah-tangga-menurut-provinsi-dan-sumber-air-minum-layak.html

[14] Ikhsan, A. N., Thohira, M. C., & Daniel, D. (2022). Analysis of packaged drinking water use in Indonesia in the last decades: Trends, socio-economic determinants, and safety aspect. Water Policy, 24(8), 1287–1305. https://doi.org/10.2166/wp.2022.048

[15] Hartini, E., & Yulianto, Y. (2018). Kajian Dampak Pencemaran Lindi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ciangir Terhadap Kualitas Air dan Udara. Jurnal Siliwangi Seri Sains dan Teknologi, 4(1).

[16] Damanhuri, Enri. 2019. Pengelolaan Sampah Terpadu. Bandung: Institut Teknologi Bandung

[17] Ada, G., Tekla, A., Asung, M., & Afi, A. R. (2025). Dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan dan manusia. Jurnal Realita Bimbingan dan Konseling, 5(1), 13–19.

[18] Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Sekretariat Negara.

[19] Annidia, F. S., Rahiem, M. D. H., & Nourwahida, C. D. (2023). Dampak Sosial Ekonomi dari Pendirian Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan Pemrosesan Sampah bagi Masyarakat Cipayung, Depok, Jawa Barat. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.30743/mkd.v7i1.6464.

[20] Juliani, A. K., Winarno, W., & Meitasari, I. (2024). Karakteristik Sosial Ekonomi Dan Demografi Pemulung Di Bantargebang Kelurahan Ciketing Udik Tahun 2024. GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 12(2), 638. https://doi.org/10.31764/geography.v12i2.24164

[21] Slamet, M. S., & Nasution, R. D. (2020). Dampak Sosial Ekonomi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bagi Pemulung Desa Mrican Ponorogo. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 4(1), 67–74. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v4i1.7878.2020

Downloads

Published

14/08/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisis Dampak Lingkungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA): Studi Kasus TPA Bantargebang, Kota Bekasi”, jse, vol. 11, no. 3, Aug. 2026, Accessed: Aug. 15, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/2084

Similar Articles

1-10 of 421

You may also start an advanced similarity search for this article.