Perbandingan Kandungan Logam Berat di Air dan Sedimen Sungai Cimande, Provinsi Jawa Barat
Keywords:
Air dan sedimen, logam berat, purposive, sungai, ANZECCAbstract
Heavy metal pollution in river ecosystems has the potential to disrupt the environmental balance and endanger human health, thus requiring a study of metal content in water and sediment segments. This study aims to analyze the concentrations of cadmium (Cd), chromium (Cr), and copper (Cu) in river water and sediments and compare them with the quality standards set by Government Regulation No. 22 of 2021. Sampling was conducted purposively at several stations in the upper, middle, and lower reaches of the river, then analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) after undergoing preparation and wet destruction processes. The results showed that the levels of Cd, Cr, and Cu in sediments were generally higher than in water, indicating the role of sediments as a medium for metal accumulation. At point 3, the concentration of Cu in the sediment exceeded the ISQC Low ANZECC threshold value of >65 mg/kg, while the Cr and Cu levels in the water exceeded the class 2 quality standards of >0.05 and >0.02 mg/L. Overall, the quality of river water and sediment is greatly influenced by industrial waste, thus requiring efforts to control sources of pollution and regular monitoring in the study area.
References
[1] M. H. Hanafi and Y. Yosananto, “Kajian Ketersediaan Air di Sungai Cimande untuk Kebutuhan Air bagi Masyarakat di Kecamatan Cimanggung Sumedang,” RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil, vol. 4, no. 1, p. 112, 2018.
[2] R. Fadhilah, K. Oginawati, and N. A. Y. Romantis, “The Pollution Profile of Citarik, Cimande, and Cikijing Rivers in Rancaekek District, West Java, Indonesia,” Indonesian Journal of Urban and Environmental Technology, vol. 2, no. 1, pp. 14–26, 2018.
[3] Y. N. Thaher, “Analisis Pengaruh Logam Berat Dalam Air Bersih/Minum Terhadap Risiko Kejadian Bibir Sumbing Dan/Atau Celah Langit-Langit Mulut Di Kabupaten Bandung,” 2018.
[4] W. Komarawidjaja, “Paparan limbah cair industri mengandung logam berat pada lahan sawah di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung,” Jurnal Teknologi Lingkungan, vol. 18, no. 2, pp. 173–181, 2017.
[5] M. A. Wibowo, M. Rahman, I. Mahyudin, and F. Fatmawati, “Analisis Logam Berat (Mn, Pb, Cu, Fe) Pada Air dan Sedimen di Perairan Sungai Kuin Kota Banjarmasin,” EnviroScienteae, vol. 18, no. 2, pp. 100–105, 2022.
[6] K. Hidayanti, “Distribusi logam berat pada air dan sedimen serta potensi bioakumulasi pada ikan akibat penambangan emas tanpa izin (Studi kasus: DAS Sekonyer, Kalimantan Tengah),” Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), vol. 4, no. 1, pp. 24–33, 2019.
[7] N. A. Velda, E. Wardhani, and D. R. Wulan, “Studi Pustaka: Kontaminasi Logam Berat Terlarut pada Air Sungai,” Prosiding FTSP Series, pp. 2154–2159, 2023.
[8] R. Indah, “Akumulasi Logam Berat Hg, Pb dan Cu Pada Daging Dan Insang Ikan Belanak (Mugil cephalus) di Muara Sungai Musi Sumatera Selatan,” 2021.
[9] N. Nurwahdania, K. Khairuddin, and M. Yamin, “Analysis of Cadmium (Cd) Levels in Tilapia Fish (Oreochromis mossambicus) from Ponds in Palibelo,” Jurnal Biologi Tropis, vol. 24, no. 3, pp. 784–790, 2024.
[10] E. Siswoyo and G. F. Habibi, “Sebaran logam berat cadmium (Cd) dan timbal (Pb) pada air sungai dan sumur di daerah sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Wukirsari Gunung Kidul, Yogyakarta,” Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), vol. 8, no. 1, pp. 1–6, 2018.
[11] Fahmi, Rizal. Analisis Buangan Lumpur Pada Proses Pengolahan Air Minum Di Pdam Tirta Mountala Cabang Siron. Diss. UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2019.
[12] E. Wardhani, D. Roosmini, and S. Notodarmojo, “Assessment of cadmium concentration, bioavailability, and toxicity in sediments from Saguling reservoir, West Java Province,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, IOP Publishing, 2021, p. 012031.
[13] R. B. Mauna, I. Ma’rufi, and P. T. Ningrum, “Kandungan Kromium (Cr) pada Limbah Cair dan Air Sungai serta Keluhan Kesehatan Masyarakat di Sekitar Industri Elektroplating (Studi di Industri Elektroplating X Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember),” Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, 2015.
[14] Y. Hindarwati, T. R. Soeprobowati, M. Izzati, and H. Hadiyanto, “Kontaminan Logam Berat (Pb, Cd, dan Cu) pada Tanah dari Pemupukan Berbasis Jerami Padi,” Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 21, no. 1, pp. 8–14, 2023.
[15] E. Wardhani, N. A. Manova, and A. Z. Irmansyah, “Assessment of the level of heavy metal pollution in the river sediments near the landfill area,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, IOP Publishing, 2024, p. 012040.
[16] J. Febrita and D. Roosmini, “Analisis Beban Pencemar Logam Berat Industri terhadap Kualitas Sungai Citarum Hulu: Analysis of Industrial Heavy Metal Pollutant Load on Upstream Citarum River,” Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, vol. 7, no. 1, pp. 77–88, 2022.
[17] Y. Roza, L. M. Jurusan, M. Sumber, D. Perairan, F. Kelautan, and D. Perikanan, “Analisis Kandungan Cd, Cu dan Pb Pada Air Permukaan Dan Sedimen Permukaan Di Muara-Muara Sungai Kota Padang,” Jurnal Akuatika Indonesia, vol. 4, no. 1, 2019.
[18] L. Wen et al., “The Adsorption and Aging Process of Cadmium and Chromium in Soil Micro-Aggregates,” Environ Toxicol Chem, vol. 41, no. 4, pp. 975–990, 2022, doi: 10.1002/etc.5290.
[19] D. Yılmaz, “Trace Metal Levels in Seawater, Suspended Particulate Matter and Sediment in Mersin Bay, Turkey,” Mediterranean Fisheries and Aquaculture Research, vol. 7, no. 2, pp. 98–113, 2024, doi: 10.63039/medfar.1555779.
[20] I. Aryawan, E. Sahara, and I. E. Suprihatin, “Kandungan Logam Pb dan Cu Total Dalam Air, Ikan, dan Sedimen Di Kawasan Pantai Serangan Serta Bioavailabilitasnya,” Jurnal kimia, vol. 11, no. 1, p. 5663, 2017.
[21] P. H. N. Dierrisska, L. Maslukah, B. Rochaddi, and M. Zainuri, “Distribusi Logam Berat (Pb dan Cd) Sedimen di Perairan Pantai Loji Pekalongan, Jawa Tengah,” J Mar Res, vol. 13, no. 3, pp. 568–576, 2024.
[22] M. R. Shaibur, “Heavy metals in chrome-tanned shaving of the tannery industry are a potential hazard to the environment of Bangladesh,” Case Studies in Chemical and Environmental Engineering, vol. 7, Jun. 2023, doi: 10.1016/j.cscee.2022.100281.
[23] I. R. Permatasari, B. S. Barus, and G. Diansyah, “Analisis Nitrat Dan Fosfat Pada Sedimen Di Muara Sungai Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan,” Jurnal Penelitian Sains, vol. 21, no. 3, p. 140, 2019, doi: 10.36706/jps.v21i3.545.
[24] N. Anitra, B. Rumhayati, and C. Retnaningdyah, “Evaluasi Potensi Sedimen Perairan Sebagai Sumber Kontaminan Logam Berat (Pb, Cu, Zn) Di Badan Air Pada Wilayah Reklamasi Lumpur Lapindo,” Alchemy Jurnal Penelitian Kimia, vol. 12, no. 2, p. 142, 2016, doi: 10.20961/alchemy.12.2.1390.142-154.
[25] E. Wardhani, D. Roosmini, and S. Notodarmojo, “Calculation of heavy metals pollution load enters to Saguling dam West Java Province,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, IOP Publishing, 2021, p. 012032.
[26] G. E. Batley and G. E. Batley, A guide to the application of the ANZECC/ARMCANZ Water Quality Guidelines in the minerals industry. ACMER, 2003.
[27] E. Wardhani, S. Notodarmojo, and D. Roosmini, “Stream sediment geochemical survey of selected element in catchment area of Saguling lake,” in MATEC Web of Conferences 147, 2018.
[28] M. A. D. Permata, A. I. S. Purwiyanto, and G. Diansyah, “Kandungan Logam Berat Cu (Tembaga) Dan Pb (Timbal) Pada Air Dan Sedimen Di Kawasan Industri Teluk Lampung, Provinsi Lampung,” Journal of Tropical Marine Science, vol. 1, no. 1, pp. 7–14, Dec. 2018, doi: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v1i1.667.
[29] Pratiwi, Dahniar Febriliani, Diky Hidayat, and Dian Septiani Pratama. "Tingkat Pencemaran Logam Kadmium (Cd) dan Kobalt (Co) pada Sedimen di Sekitar Pesisir Bandar Lampung." Analit: Analytical and Environmental Chemistry 1.1 (2016): 61-68.
[30] F. Retno, W. Silalahi, M. Zainuri, D. Sri, and Y. Wulandari, “Studi Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Seng (Zn) di Perairan Muara Sungai Cisadane Kabupaten Tangerang,” 2023. [Online]. Available: https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijoce
[31] E. D. Jati, S. H. Murti, B. Susilo, K. Amru, M. H. Ningrum, and S. Fahmi, “Analisis Kadar Logam Berat Kromium (Cr) dalam Air dan Ikan Akibat Pembuangan Limbah Industri Penyamakan Kulit di Sungai Opak, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,” in Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI, 2023.
[32] Fitriyanto, Eko Bambang, Tri Retnaningsih Soeprobowati, and Riche Hariyati. "Kemampuan Chaetoceros calcitrans (Paulsen) Takano dalam Menurunkan Kadar Logam Berat Tembaga (Cu) pada Limbah Tekstil." Bioma: Berkala Ilmiah Biologi 18.2 (2016): 102-106.
[33] A. R. S. Putri, “Pengaruh Koordinasi Terhadap Efektivitas Penertiban Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pabrik Di Kawasan Timur Kabupaten Bandung (Studi Pada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Bandung),” Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, vol. 42, no. 2, p. 1, 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eka Wardhani, Dyah Marganingrum, Didin Agustian, Rachmawati Sugihhartati, Prayudha Rohan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











