Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Produksi PT Naigai Shirts Indonesia Menggunakan Metode HIRARC
Keywords:
hirarc, identifikasi bahaya, keselamatan dan kesehatan kerja, penilaian risiko, pengendalian risikoAbstract
Penelitian ini dilakukan pada departemen produksi PT Naigai Shirts Indonesia dengan tujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan langkah pengendalian risiko yang sesuai. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, serta dokumen pendukung perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi memiliki berbagai potensi bahaya yang meliputi bahaya fisik, kimia, ergonomi, listrik, dan mekanis. Penilaian risiko berdasarkan tingkat kemungkinan dan tingkat keparahan menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada kategori risiko sedang dan tinggi, sedangkan beberapa aktivitas teridentifikasi memiliki risiko ekstrem, terutama pada pekerjaan yang melibatkan alat potong tajam, potensi sengatan listrik, dan paparan bahan kimia. Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi pengendalian teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa metode HIRARC efektif untuk mendukung peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja serta membantu perusahaan dalam menyusun strategi pengendalian risiko guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif.
References
[1] Bintang, Nurul Shadrina, Hamdan S. Bintang, and Ghaly Ananda Bintang. "Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Sektor Manufaktur: Analisis Kasus pada Industri di Indonesia." Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri 8.2 (2025): 96-103.
[2] Maryam, Aghitsna Fyisayyidah, Dene Herwanto, and Fransisca Debora. "Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT X dengan Metode HIRARC." STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) 10.1 (2025): 31-40.
[3] Kadri, Listiani, et al. "Pencapaian Penerapan Sistem Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada PT Intipratama Mulyasantika." Identifikasi 9.2 (2023): 821-827.
[4] Arasid, Afrizal Yusuf, and Sajiyo Sajiyo. "Analisa Dampak Kecelakaan Kerja Terhadap Kerugian Finansial Perusahaan." JISO: Journal of Industrial and Systems Optimization 5.1 (2022): 18-25.
[5] A. Ridwan and E. Prihastono, “Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Terhadap Kenyamanan Kerja Karyawan dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) (Studi kasus di PT . Dupantex Pekalongan ),” vol. 20, no. 1, pp. 40–53, 2022.
[6] BPJS Ketenagakerjaan, “Pengayaan Pengalaman Peserta Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan,” pp. 1–284, 2023.
[7] N. A. Pratama and D. Herwanto, “Analisis Penerapan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di PT YZ,” vol. 9, no. 3, 2025.
[8] B Chandrahadinata, Doddy, Dedi Sa'dudin Taptajani, and Yusup Sopian. "Perencanaan Pengendalian Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control:(Studi Kasus: CV. Sinar Brahma Rasid Garut)." Jurnal Kalibrasi 22.2 (2024): 53-63.
[9] Syarif, Abdul Azis, et al. "Analisis Sistem Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Pt Sumber Sawit Makmur Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc) Dan Fault Tree Analysis (Fta)." Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan 11.1 (2023): 7-15.
[10] F. H. Setiawan, S. S. Dahda, and M. Z. Fathoni, “Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proses Produksi Leaf Spring divisi Heating Dengan Menggunakan Metode HIRARC di PT. X,” vol. 1, no. 4, pp. 630–638, 2020.
[11] A. S. Qamarani and R. Vikaliana, “Application of the hazard identification risk assessment and risk control method in the welding frame body process (a case study in Indonesia company),” vol. 5, no. 1, pp. 1–13, 2024.
[12] Ajeng, Afriza, and Dewi Sinta. "Analisis Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Area Proses PT. XYZ Menggunakan Metode HIRARC." JUPITER 2.1 (2024): 67-77.
[13] V. M. P. S, A. I. Uktoro, P. Pamardi, P. Studi, T. Pertanian, and F. T. Pertanian, “Identifikasi Bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Stasiun Klarifikasi Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC),” INSTIPER Yogyakarta, vol. 2, no. September, pp. 1576–1583, 2024.
[14] A. S. Mahendra and I. Iftadi, “Designing Risk Control StrategiesUsingHIRARC-Based Risk Management to Comply Occupational Healthand Safety Management System Standardsin Manufacturing Activities,” vol. 30, no. 1, pp. 9–20, 2021.
[15] N. A. Mastam, Sartika, and Septiyanti, “Assesment And Risk Control ( Hirarc ) Dalam Memperkecil Risiko Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat , Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia Peminatan Gizi , Fakultas Kesehatan,” vol. 5, no. 5, pp. 621–628, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rafly Aditya Sofyan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











