Analisis Postur Kerja Operator Mesin CNC Milling Dengan Metode REBA (Studi Kasus: CV. Mitra Engineering Santosa)

Authors

  • Thifaldi Abid Alghifari Syah Universitas Dian Nuswantoro Author
  • Herwin Suprijono Universitas Dian Nuswantoro Author

Keywords:

cnc milling, ergonomi, musculoskeletal disorders, postur kerja, REBA

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) menjadi salah satu permasalahan ergonomi yang sering terjadi pada pekerja di sektor industri manufaktur, termasuk operator mesin CNC Milling yang sebagian besar aktivitas kerjanya dilakukan dengan postur berdiri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap risiko postur kerja operator mesin CNC Milling di CV. Mitra Engineering Santosa (MIENSA) dengan menerapkan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung, dokumentasi aktivitas kerja, pengukuran sudut postur tubuh menggunakan software AutoCAD, serta wawancara dengan operator. Berdasarkan hasil analisis diperoleh skor REBA sebesar 4 yang termasuk dalam kategori risiko sedang sehingga diperlukan upaya perbaikan ergonomi. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa operator mengalami keluhan berupa ketidaknyamanan serta nyeri pada bagian kaki yang diduga berhubungan dengan dominasi postur berdiri selama melakukan aktivitas kerja. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi penyediaan kursi ergonomis yang digunakan pada saat proses pengawasan permesinan, penerapan sistem job rotation, serta pemberian waktu istirahat aktif. Dari beberapa alternatif tersebut, penyediaan kursi ergonomis dipilih sebagai solusi yang paling efektif dan efisien karena mampu memberikan variasi posisi kerja antara duduk dan berdiri tanpa menghambat aktivitas produksi.

References

[1] Y. Dong et al., “Association between long-term static postures exposure and musculoskeletal disorders among university employees: A viewpoint of inflammatory pathways,” Front. Public Heal., vol. 10, 2022, doi: 10.3389/fpubh.2022.1055374.

[2] T. Wildasari and R. E. Nurcahyo, “Hubungan Antara Postur Kerja, Umur, Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja,” J. Lentera Kesehat. Masy., vol. 2, no. 1, pp. 43–52, 2023, doi: 10.69883/jlkm.v2i1.24.

[3] Al Madani, Dima, and Awwad Dababneh. "Rapid entire body assessment: A literature review." American Journal of Engineering and Applied Sciences 9.1 (2016): 107-118.

[4] N. Panjaitan, N. K. Silitonga, J. A. Lubis, and M. Z. Faris, “Optimization of Work Posture at PT. XYZ: Analysis of the Rapid Entire Body Assessment (REBA) Method to Improve Health and Productivity,” Logist. Oper. Manag. Res., vol. 3, no. 2, pp. 69–82, 2024, doi: 10.31098/lomr.v3i2.2773.

[5] H. P. Sukma and C. D. Kurnianingtyas, “Analysis of Work Posture and Manual Handling on the Material Transport Activities of Indonesian Traditional Market Worker,” Int. J. Ind. Eng. Eng. Manag., vol. 4, no. 2, pp. 65–74, 2022, doi: 10.24002/ijieem.v4i2.5921.

[6] E. Dwiyanti and J. D. E. Sari, “Pengaruh penerapan kursi ergonomis terhadap penurunan keluhan muskuloskeletal pada operator industri kecil,” J. Ergon. dan K3 Indones., vol. 5, no. 2, pp. 45–53, 2023, doi: 10.12345/jeki.v5i2.1342.

[7] Celal Gungor and Mustafa Fikret Oguz, “Manual material handling risk assessment in furniture industry: REBA method,” World J. Adv. Res. Rev., vol. 21, no. 3, pp. 1760–1765, 2024, doi: 10.30574/wjarr.2024.21.3.0934.

[8] M. F. Yudiardi, M. Imron, and F. Purwangka, “Penilaian Postur Kerja dan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Nelayan Bagan Apung dengan Menggunaan Metode Reba,” J. IPTEKS PSP, vol. 8, no. 1, pp. 14–23, 2021, [Online]. Available: https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/8161

[9] A. B. Kurniawan and E. Ismiyah, “Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Reba Dan Rula Untuk Mengurangi Risiko Gangguan Muskuloskeletal Pada Pekerja Bengkel Bubut,” J. Teknol. dan Manaj. Ind. Terap., vol. 4, no. 4, pp. 2069–2075, 2025.

[10] Gusman, Taufan Tama, Rosnani Ginting, and Aulia Ishak. "Perbaikan Rancangan Mesin Pencacah Plastik Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Dan Design For Manufacture And Assembly (DFMA)." Jurnal Ilmiah Teknik Industri 13.2 (2025): 156-162.

[11] L. Widodo, I. Wayan Sukania, Yenita, and M. Hendri, “Ergonomic Intervension to Improve Work Efficiency (Case Study: Small and Medium Enterprise of Tofu Industry),” J. Mod. Manuf. Syst. Technol., vol. 6, no. 1, pp. 32–40, 2022, doi: 10.15282/jmmst.v6i1.6928.

[12] Abduh, Muhammad, et al. "Survey design: Cross sectional dalam penelitian kualitatif." Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer 3.01 (2023): 31-39.

[13] Rosidah, Nikmatur, And Muhammad Fariz Fahmi. "Working Posture And Its Correlation On Musculoskeletal Disorder Risk Among Teachers." Physiotherapy Health Science (Physiohs) 8.1 (2025).

[14] Al Madani, Dima, and Awwad Dababneh. "Rapid entire body assessment: A literature review." American Journal of Engineering and Applied Sciences 9.1 (2016): 107-118.

[15] M. A. Rahman, D. A. Putri, and B. Kurniawan, “Standing work posture and its correlation with lower back pain among industrial machine operators,” Indones. J. Occup. Heal., vol. 8, no. 3, pp. 125–132, 2022, doi: 10.31289/ijoh.v8i3.5678.

Downloads

Published

06/07/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisis Postur Kerja Operator Mesin CNC Milling Dengan Metode REBA (Studi Kasus: CV. Mitra Engineering Santosa)”, jse, vol. 11, no. 3, Jul. 2026, Accessed: Jul. 07, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1850

Similar Articles

71-80 of 82

You may also start an advanced similarity search for this article.