Perencanaan Fasilitas Pedestrian di Ruas Jalan Khatulistiwa (Studi Kasus : Kawasan SMPN 20 Pontianak)

Authors

  • Mashandra Crisnia Oktavilana Universitas Tanjungpura Author
  • Said Basalim Universitas Tanjungpura Author
  • Eti Sulandari Universitas Tanjungpura Author

Keywords:

Pejalan Kaki, Fasilitas Pejalan Kaki, Karakteristik Pergerakan, Trotoar, Pelican Crossing

Abstract

Fasilitas pejalan kaki merupakan komponen mendasar dari infrastruktur jalan perkotaan, yang menyediakan ruang yang memadai guna pejalan kaki  bergerak dengan aman dan nyaman. Jalan Khatulistiwa, khususnya ruas yang berbatasan dengan SMPN 20 Pontianak, masih kekurangan fasilitas pejalan kaki yang memadai, meskipun terdapat beberapa fasilitas umum yang mendorong aktivitas berjalan kaki yang cukup tinggi. Penelitian ini menganalisis karakteristik pergerakan serta merencanakan fasilitas pejalan kaki utama serta pendukung yang diperlukan sepanjang ruas tersebut. Pendekatan kuantitatif yang menggabungkan pengamatan lapangan dengan analisis kuantitatif deskriptif diterapkan, dengan mengacu pada Highway Capacity Manual (HCM) 2000 dan Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki No. 07/P/BM/2023. Pengamatan dilakukan selama tiga hari kerja di dua titik pengamatan sepanjang segmen 320 meter. Karakteristik tertinggi yang tercatat adalah volume pejalan kaki 11 orang/menit, kecepatan rata-rata ruang 63,61 meter/menit, arus pejalan kaki 6,02 orang/meter/menit, kepadatan pejalan kaki 0,109 orang/ meter2, dan ruang pejalan kaki 21,02 meter2/orang. Lebar trotoar efektif yang direncanakan sesuai dengan ketentuan minimum 1,85 meter, dan pelican crossing direkomendasikan sebagai fasilitas penyeberangan di permukaan jalan yang paling tepat untuk melindungi pejalan kaki di lingkungan sekolah ini.

References

[1] L. Suminar and P. A. Sari, “Identifikasi Fasilitas Pejalan Kaki di Koridor Jalan Affandi Yogyakarta dalam Mendukung Konsep Walkability,” Jurnal Arsitektur ZONASI, vol. 4, no. 3, pp. 366–378, 2021.

[2] J. S. Asmara, I. Ihsani, and N. Tinumbia, “Kajian Fasilitas Pedestrian pada Jalan Siliwangi, Kota Tangerang Selatan,” Jurnal ARTESIS, vol. 1, no. 2, 2021.

[3] U. A. Aziz, I. Rokhimah, and A. Setiawan, “Analisis Kenyamanan Pejalan Kaki Terhadap Pemanfaatan Trotoar di Perkotaan Kutoarjo Kabupaten Purworejo,” Surya Beton: Jurnal Ilmu Teknik Sipil, vol. 6, no. 1, pp. 27–37, 2022.

[4] R. Muhammad, M. J. Alkas, and M. Widiastuti, “Analisis Jalur Pejalan Kaki dan Area Parkir untuk Meningkatkan Kinerja Jalan (Studi Kasus: Jalan Pramuka),” Jurnal Teknologi Sipil, vol. 7, no. 1, pp. 48–58, 2021.

[5] I. T. Batu’, M. Selintung, and L. E. Radjawane, “Evaluasi Fasilitas Pejalan Kaki di Jalan Masjid Raya Kota Makassar,” Paulus Civil Engineering Journal, vol. 6, no. 4, pp. 658–666, 2024.

[6] V. T. Landhina, B. Burhamtoro, and D. Ratnaningsih, “Perencanaan Desain Jalur Pejalan Kaki pada Jalan Mt. Haryono Kota Malang,” Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi, vol. 2, no. 3, pp. 144–149, 2021.

[7] Transportation Research Board, Highway Capacity Manual. Washington, D.C.: National Research Council, 2000.

[8] P. A. Suthanaya, Rekayasa Lalu Lintas. Purwodadi: CV. Sanur Untung, 2023.

[9] Direktorat Jenderal Bina Marga, Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki No. 07/P/BM/2023. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 2023.

[10] A. R. Anjasmoro, S. Widodo, and S. N. Kadarini, “Analisis Kebutuhan Jalur Pedestrian Dalam Rangka Peningkatan Keamanan Dan Keselamatan Pejalan Kaki Di Kecamatan Pontianak Timur (Studi Kasus : Jl. Tanjung Raya I ‘“ Jl. Tanjung Raya II ’“ Jl. Panglima Aim)”, JeLAST, vol. 9, no. 4, Dec. 2022.

[11] G. S. Bhaskara, E. T. Mukti, and S. Sumiyattinah, “Analisis Kebutuhan Jalur Pedestrian Dalam Rangka Peningkatan Keamanan Dan Keselamatan Pejalan Kaki Di Ruas Jalan Gusti Situt Mahmud Kota Pontianak (Studi Kasus Terminal Siantan Indah "“ Kelenteng Dewa Rejeki )”, JeLAST, vol. 10, no. 4, Dec. 2023.

[12] R. A. Permana, Sudarwati, and S. Widayatie, “Analisis Perencanaan Kebutuhan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Pusat Bisnis Kabupaten Pesisir Barat,” Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur, vol. 22, no. 2, pp. 216–223, 2023.

[13] F. R. Yamali, A. Setiawan, and M. F. Ari Prasetyo, “Analysis of Pedestrian Crossings Facilities and People’s Behavior on Cross the Street at Segment Ir. H. Juanda Jambi City,” Jurnal Teknik Sipil, vol. 18, no. 1, pp. 75–86, 2022.

[14] M. A. Mukhyi, Metodologi Penelitian: Panduan Praktis Penelitian yang Efektif. Malang: PT. Literasi Nusantara Abadi Grup, 2023.

[15] Pemerintah Kota Pontianak, “Rencana Detail Tata Ruang Kota Pontianak Tahun 2021–2041”, Peraturan Wali Kota Pontianak Nomor 30 Tahun 2021.

[16] A. Prayoga, I. Aliyah, and P. Widodo, “Evaluasi Aksesibilitas Jalur Pedestrian bagi Penyandang Disabilitas di Kawasan CSW ASEAN Jakarta,” Jurnal Desa-Kota, vol. 5, no. 2, 2023.

[17] Badan Standardisasi Nasional, SNI 8160:2015: Spesifikasi Blok Pemandu pada Jalur Pejalan Kaki. Jakarta: BSN, 2015.

[18] Kementerian Perhubungan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2014 tentang Rambu Lalu Lintas. Jakarta: Kementerian Perhubungan, 2014.

Downloads

Published

07/08/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Perencanaan Fasilitas Pedestrian di Ruas Jalan Khatulistiwa (Studi Kasus : Kawasan SMPN 20 Pontianak)”, jse, vol. 11, no. 3, Aug. 2026, Accessed: Aug. 10, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/2047

Similar Articles

11-20 of 74

You may also start an advanced similarity search for this article.