Analisis Optimasi Pembakaran Sekunder dan Dispersi Emisi Berbasis AERMOD di Insinerator Plant, Dawuan Tengah, Kabupaten Karawang
Keywords:
optimasi pembakaran sekunder,, dispersi emisi, AERMOD, Insinerator, Limbah medisAbstract
Peningkatan jumlah limbah B3 medis memerlukan teknologi pengolahan yang mampu memusnahkan limbah secara efektif serta memenuhi ketentuan baku mutu emisi dan kualitas udara ambien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur ruang bakar sekunder terhadap karakteristik emisi gas buang serta memodelkan dispersi emisi insinerator limbah medis menggunakan AERMOD di PT. Jasa Medivest, Dawuan Tengah, Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data temperatur ruang bakar, pemantauan emisi cerobong, data meteorologi, serta karakteristik sumber emisi. Pemodelan dispersi dilakukan menggunakan perangkat lunak AERMOD dengan menggunakan data meteorologi yang diolah melalui AERMET dan data topografi melalui AERMAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur ruang bakar sekunder meningkatkan efisiensi pembakaran yang ditandai dengan penurunan konsentrasi CO dan partikulat sedangkan konsentrasi NO2 cenderung meningkat akibat pembentukkan termal NOx pada temperatur tinggi. Hasil simulasi dispersi menunjukkan bahwa konsentrasi SO2, NO2, dan partikulat pada seluruh titik reseptor masih berada di bawah baku mutu udara ambien berdasrkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Hasil validasi model menggunakan metode Root Mean Square Percent Error (RMSPE) menunjukkan tingkat kesesuaian yang baik antara hasil simulasi dan data pengukuran aktual. Secara keseluruhan pengendalian temperatur ruang bakar sekunder berperan penting dalam mendukung kepatuhan terhadap baku mutu emisi dan kualitas udara ambien
References
[1] Nematollahi, H., Tuysserkani, M., & Nematollahi, A., “Medical waste management in the modern healthcare era: A comprehensive review of technologies, environmental impact, and sustainable practices,” Results in Engineering, vol. 28, pp. 107210, 2025.
[2] Cimorelli, A. J., Perry, S. G., & Venkatram, A., “AERMOD: Description of Model Formulation,” U.S. Environmental Protection Agency, 2018.
[3] Di Maria, F., Sisani, F., Cesari, D., & Bontempi, E., “Supporting the investigation of health outcomes due to airborne emission by different approaches: current evidence for the waste incineration sector,” Environmental Science and Pollution Research, vol. 31, pp. 58527–58540, 2024.
[4] Li, J., & Zhang, F., “Cloud fraction effects on AERMOD-predicted dispersion from waste incineration facilities,” Environmental Modeling and Assessment, vol. 27(6), pp. 1039–1051, 2022.
[5] Zheng, M., Sun, J., Gong, L., Fan, Y., Tu, J., & Dong, J., “Optimization of secondary air operation parameters of waste incineration boiler based on response surface methodology,” Applied Thermal Engineering, vol. 236, pp. 121763, 2024.
[6] Perry, S. G., Cimorelli, A. J., & Paine, R. J., “Boundary layer formulation in AERMOD,” Atmospheric Environment, vol. 200, pp. 124–135, 2019.
[7] Taghilou, S., Torkashvand, J., Kermani, M., & Farzadkia, M., “Incineration of medical waste: emission of pollutants into the environment,” Journal of Air Pollution and Health, vol. 6(4), pp. 287–334, 2021.
[8] Shaik, S. R., Mahalingam, A. K., & Palanisamy, M., “Comprehensive review on medical waste incineration,” International Journal of Global Warming, vol. 27(1), pp. 16–45, 2022.
[9] Adu, R. O., Gyasi, S. F., Essumang, D. K., & Adu-Gyamfi, S., “Design and construction of a gas filter system for hospital incinerators,” Environmental Challenges, vol. 9, pp. 100651, 2022.
[10] USEPA, “AERMOD Model Formulation and Evaluation: Influence of Meteorological Parameters,” U.S. Environmental Protection Agency, Office of Air Quality Planning and Standards, 2023.
[11] Zhang, L., & Wang, H., “Wet and dry deposition modeling of pollutants emitted from waste incineration plants,” Journal of Environmental Management, vol. 297, pp. 113387, 2021.
[12] Han, X., Zhang, H., & Liu, Y., “Impacts of barometric pressure and stability on plume behavior from waste incineration facilities,” Atmospheric Environment, vol. 285, pp. 119243, 2022.
[13] Guo, Y., Chen, J., & Li, S., “Influence of cloud cover and solar insolation on atmospheric stability and pollutant dispersion,” Atmospheric Environment, vol. 262, pp. 118625, 2021.
[14] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri LHK No. P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan,” KLHK, 2015.
[15] Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri LHK No. 70 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Emisi Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pengolahan Sampah/Limbah Termal (Insinerator),” KLHK, 2016.
[16] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, “Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” Pemerintah Republik Indonesia, 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alimah Himmawati, Didin Agustian Permadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











