Evaluasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) X Kabupaten Bekasi

Authors

  • Haikal Alfaruqi Hidayat Institut Teknologi Nasional Bandung Author
  • Mila Dirgawati Institut Teknologi Nasional, Bandung Author

Keywords:

instalasi pengolahan air, kualitas air baku, kualitas air produksi, evaluasi unit pengolahan air

Abstract

Meningkatnya kebutuhan air minum akibat pertumbuhan penduduk menuntut instalasi pengolahan air (IPA) beroperasi secara optimal meskipun kualitas air baku berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja IPA X di Kabupaten Bekasi berdasarkan kualitas air baku, kualitas air hasil produksi, dan kesesuaian unit pengolahan terhadap kriteria desain. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pengukuran dimensi unit, wawancara, analisis kualitas air, dan perhitungan parameter hidraulik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air baku Sungai Kalimalang masih berfluktuasi, dengan parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), nitrit, dan mangan yang pada beberapa periode melebihi baku mutu. Unit intake, bak pengumpul, filtrasi, dan reservoir telah memenuhi sebagian besar kriteria desain, sedangkan unit koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi belum sepenuhnya memenuhi kriteria. Kualitas air hasil produksi secara umum telah memenuhi baku mutu air minum, namun konsentrasi kromium heksavalen (Cr(VI)) masih melebihi ambang batas pada salah satu periode pengujian. Oleh karena itu, perbaikan pada beberapa unit pengolahan dan peningkatan kegiatan pemeliharaan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi proses dan menjaga kualitas air hasil produksi.

References

[1] Ariyansah, R., Rahardja, I. B., and Gamayel, A. (2020). Analisis desain static mixer pipe untuk meningkatkan proses koagulasi di external water treatment plant (Wtp). Jurnal asiimetrik: jurnal ilmiah rekayasa & inovasi, 95–106.

[2] Association, A. W. W. (1996). Management of Water Treatment Plant Residuals: Technology Transfer Handbook. ASCE Publications.

[3] Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi (2023). Kabupaten Bekasi Dalam Angka .

[4] Brandhuber, P. (2005). Low-Level Hexavalent Chromium Treatment Options. American Water Works Association.

[5] Davis, M. L. (2010). Water and Wastewater Engineering. McGraw-Hill, Inc.

[6] Droste, R. L. and Gehr, R. L. (2018). Theory and practice of water and wastewater treatment. John Wiley & Sons.

[7] Effendi, H. (2003). Telaah kualitas air: Bagi pengelolaan sumber daya dan perairan. PT Kanisius.

[8] Hendrawati, H., Sumarni, S., and Nurhasni, N. (2016). Penggunaan kitosan sebagai koagulan alami dalam perbaikan Kualitas air danau. Jurnal Kimia VALENSI, 1, (1), 1–11.

[9] Jadaa, W. and Mohammed, H. (2023). Heavy metals–definition, natural and anthropogenic sources of releasing into ecosystems, toxicity, and removal methods–an overview study. Journal of Ecological Engineering, 24, (6), 249–271.

[10] Jarvis, P., Jefferson, B., Gregory, J., and Parsons, S. A. (2005). A review of floc strength and breakage. Water research, 39, (14), 3121–3137.

[11] Juliandhika, R. M. S. (2015). Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air (IPA) Penet. Denpasar: Universitas Udayana.

[12] Keeney, D. R. and Nelson, D. W. (1982). Nitrogen inorganic forms. Methods of soil analysis: Part 2 chemical and microbiological properties, 9, 643–698.

[13] Mastiadi Tamjidillah; Herry Irawansyah (2020). Model for Mixing Process Improvement at Water Treatment Plant by Integrating Lean Manufacturing and Parameter Design. Journal of Southwest Jiaotong University, 55, (5).

[14] Metcalf & Eddy, A. (2014). Wastewater engineering treatment and resource recovery. McGraw-Hill Education.

[15] Napitupulu, R. T. and Putra, M. H. S. (2024). Pengaruh bod, cod dan do terhadap lingkungan dalam penentuan kualitas air bersih di sungai pesanggrahan. Civeng: jurnal teknik sipil dan lingkungan, 5, (2), 79–82.

[16] Nasional, B. S. (2008). SNI 6774: 2008 Tentang Tata Cara Perencanaan Unit Paket Instalasi Pengolahan Air. Bandung: BSN.

[17] Nugraha, R. P. (2020). Evaluasi Unit Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Betoyoguci Di Kabupaten Gresik. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[18] Organization, W. H. (2017). Principles and practices of drinking-water chlorination: a guide to strengthening chlorination practices in small-to medium sized water supplies.

[19] Organization, W. H. (2022). Guidelines for drinking-water quality: incorporating the first and second addenda. World Health Organization.

[20] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. .

[21] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. .

[22] Qasim, S. R., Motley, E. M., and Zhu, G. (2000). Water works engineering: planning, design, and operation. Prentice Hall.

[23] Rarasari, D. M. G., Restu, I. W., and Ernawati, N. M. (2018). Efektivitas Pengolahan Limbah Domestik di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Suwung-Denpasar, Bali. J. Mar. Aquat. Sci, 5, (2), 153.

[24] Rayhan, N. N., Samudra, S. R., and Sarasati, W. (2024). Analisis Kadar BOD dan COD di Perairan Waduk Panglima Besar Soedirman, Banjarnegara, Jawa Tengah. MAIYAH, 3, (2), 75–84.

[25] Sari, S. P. C., Kusumadewi, R. A., and Winarni, W. (2023). The Use of A Static Mixer for The Coagulation Unit in The Duren Seribu II Water Treatment Plant. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, 7, (1), 11–16.

[26] Sawyer, C. N., McCarty, P. L., and Parkin, G. F. (2003). Chemistry for environmental engineering and science. McGraw-Hill New York.

[27] Stumm, W. and Morgan, J. J. (2013). Aquatic chemistry: chemical equilibria and rates in natural waters. John Wiley & Sons.

[28] Suryani, A. S. (2016). Persepsi masyarakat dalam pemanfaatan air bersih (Studi kasus masyarakat pinggir sungai di Palembang). Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial, 7, (1), 33–48.

[29] Widiyono, M. G. and Hariyanto, B. (2016). Analisis neraca air metode thornthwaite mather kaitannya dalam pemenuhan kebutuhan air domestik di daerah potensi rawan kekeringan di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Swara Bhumi, 1, (01), 10–17.

[30] Witjaksono, R. F. and Sururi, M. R. (2023). Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Babakan Pada Perumdam TKR Kabupaten Tangerang. J. Serambi Eng, 8, (1), 4445–4453.

[31] Yohannes, B. Y., Utomo, S. W., and Agustina, H. (2019). Kajian Kualitas Air Sungai dan Upaya Pengendalian Pencemaran Air: Studi di Sungai Krukut, Jakarta Selatan. IJEEM-Indonesian Journal of Environmental Education and Management, 4, (2), 136–155.

Downloads

Published

07/08/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Evaluasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) X Kabupaten Bekasi”, jse, vol. 11, no. 3, Aug. 2026, Accessed: Aug. 28, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/2038

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 663

You may also start an advanced similarity search for this article.