Kelayakan Ekonomi Pada Penanganan Blackarea Di Ruas Jalan Jatinangor - Bts. Kota Sumedang Segmen Jalan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang
Keywords:
cadas pangeran, keselamatan jalan, blackarea, analisis ekonomiAbstract
Jalan Cadas Pangeran, dibangun sejak 1809, memiliki kondisi geografis menantang dengan tikungan tajam, tanjakan dan turunan curam, serta lereng bervariasi. Jalan ini terbagi menjadi segmen Atas dan Bawah. Pada segmen Atas terjadi longsor akibat kesalahan pengerukan, sehingga pelebaran dialihkan ke segmen Bawah menggunakan konstruksi kantilever selebar 12 meter untuk mendukung lalu lintas kendaraan besar. Saat ini, kondisi jalan menurun sekitar 20% dengan cacat permukaan, retakan, deformasi, pengelupasan aspal, serta pergeseran struktur kantilever 5 cm yang membahayakan pengguna jalan. Tingginya angka kecelakaan dipengaruhi faktor pengemudi yang tidak hati-hati, kondisi kendaraan tidak layak, dan permukaan jalan licin, sehingga jalan ini dikategorikan sebagai blackarea. Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) dan Integrated Road Management System IRMS, penelitian memilih segmen ini untuk menentukan penanganan. Dua alternatif diajukan: pelebaran geometrik dan pembangunan jembatan kantilever (umur layanan 50 tahun). Analisis menunjukkan keduanya layak, namun Alternatif 2 dipilih dengan Benefit Cost Ratio (BCR) 2,53, Net Present Value (NPV) Rp229,4 miliar, dan Economic Internal Rate of Return (EIRR) 13,53%, lebih tinggi dibanding Alternatif 1.
References
[1] Kementrian Pekerjaan Umum., Pd T-02-2005-B Pedoman Perhitungan Besaran Biaya Kecelakaan Lalu Lintas, 2025.
[2] Kementerian Perhubungan., PM No. 75 tahun 2013 Tentang Standar Biaya di Lingkungan Kementerian Perhubungan, 2013.
[3] OECD/ITF., Zero Road Deaths and Serious Injuries: Leading a Paradigm Shift to a Safe System. Paris: International Transport Forum, 2020.
[4] Austroads., Guide to Road Safety Part 2, Safe Roads, Sydney: Austroads, 2021.
[5] Adhikaratma., H., Karina., Kinansyahputra., M. R., Septiawan., A., dan Siregar., M., L, Identifikasi dan analisis efektivitas penanganan blackspot di JalanPerkotaan (Studi kasus: Kota Depok), Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkunga, 2020.
[6] Kementrian Pekerjaan Umum., Pd T-14-2003-B Pedoman Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota, 2003.
[7] Doecke, S. dan Woolley, J., Further investigation into the effective use of clear zones and barriers in a safe system's context on rural roads, Paper presented at the Australasian Road Safety Research, Policing and Educatio Conference, Perth, WA, 2011.
[8] Elvik, R., Hoye, A., Vaa, R., dan Sorenson, M., The handbook of road safety measures, 2nd ed, Emerald Publishing Group, Bingley, UK, 2009.
[9] Kementrian Pekerjaan Umum., RSNIT -12-2004 Perencanaan struktur beton untuk jembatan, 2004.
[10] Sasmito, A. dan Estrila, P., Analisis biaya dan manfaat dalam penanganan lokasi rawan kecelakaan pada Jalan Sultan Fatah KM 24 – KM 25 di Kabupaten Demak, E-Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan, 2018.
[11] Yuliansah, N., Analisis kecelakaan lalu lintas ditinjau dari geometrik jalan dan fasilitas perlengkapan jalan pada lokasi rawan kecelakaan di Kabupaten Garut, Tesis Program Magister, SAPPK, Institut Teknologi Bandung, 2019.
[12] Yunistra, G. G., Purba, H. H., dan Dwiatmoko, H., Biaya penyebab dan manajemen risiko lokasi blackspot di ruas Tol Jati Lhur ITC – Padalarang Barat KM 84 – KM 120+500, Jurnal Konstruksi, 2022.
[13] Elvik, R., Hoye, A., Vaa, R., dan Sorenson, M., The handbook of road safety measures, 2nd ed, Emerald Publishing Group, Bingley, UK, 2009.
[14] Anonim, Undang-Undang No.22 tahun 2009, Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia, 2009.
[15] AASHTO, Highway safety manual 1st ed, AASHTO, Washington, D.C, 2010.
[16] Tingvall., Haworth., Vision Zero – An ethical approach to safety and mobility, 6th ITE International Conference on Road Safety & Traffic Enforcement: Beyond 2000, di Melbourne, UK, 2000.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sherly Aulia Hardianti, Herman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











