Kajian Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index serta Perencanaan Anggaran Biaya pada Ruas Jalan Raya Amurang - Ratahan

Authors

  • Cyntha Tendean Politeknik Negeri Manado Author
  • Stefani Switly Peginusa Politeknik Negeri Manado Author
  • Adriana Karundeng Politeknik Negeri Manado Author
  • Agistia Trifena Renvi Pandaleke Politeknik Negeri Manado Author

Keywords:

Surface Distress Index, Road Condition Evaluation, Road Maintenance, Budget Plan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerusakan perkerasan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) serta menyusun rencana anggaran biaya pemeliharaan pada ruas Jalan Raya Amurang–Ratahan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penanganan dan optimalisasi alokasi anggaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan secara langsung pada ruas jalan sepanjang ±2.500 m di Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, dengan penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas perkerasan 15.000 m², kondisi jalan didominasi oleh kategori sedang sebesar 64%, diikuti kondisi baik sebesar 28%, dan rusak berat sebesar 8%, tanpa adanya kategori rusak ringan. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar ruas jalan telah mengalami penurunan kualitas yang memerlukan pemeliharaan berkala hingga rehabilitasi. Sejalan dengan kondisi tersebut, perencanaan anggaran biaya menunjukkan bahwa kebutuhan biaya pemeliharaan mencapai Rp 359.096.000, dengan komponen terbesar dialokasikan pada pekerjaan pelapisan ulang aspal (AC-WC) sebagai upaya utama dalam meningkatkan kualitas permukaan jalan. Penelitian ini menegaskan bahwa metode SDI efektif digunakan dalam mengidentifikasi tingkat kerusakan jalan dan mendukung penyusunan prioritas penanganan, di mana dominasi kerusakan kategori sedang berimplikasi pada kebutuhan intervensi pemeliharaan yang sistematis.

References

[1] P. Indonesia, UU No 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, vol. 30, no. 8. 2004.

[2] S. Daffano, RD; Gusmulyani; Dewi, “Analisis Penyebab Kerusakan Dini Pada Perkerasan Jalan Parit IV Sei Saren STA. 3 + 580 – STA. 4 + 211 Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi,” Ensiklopedia of Journal, vol. 7, no. 4, pp. 239–246, 2025.

[3] E. Mulyati and D. Monika Anggraini, “Klasifikasi Kondisi Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI),” Jurnal Konstruksi, vol. 23, no. 2, 2025, doi: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2436.

[4] A. R. Al Ayubi, “Evaluasi Kondisi Permukaan Jalan Godean menggunakan Metode Surface Disstres Index (SDI) dan Present Serviceability Index (PSI) Beserta Penanganannya,” 2024, Universitas Islam Indonesia.

[5] P. Ricardianto, S. Sufriyano, A. A. Suryobuwono, S. Handayani, and P. Widiyanto, “Rekayasa Lalu Lintas Pada Simpang Empat Plaza Ratahan di Kabupaten Minahasa Tenggara,” Jurnal Penelitian Transportasi Darat, vol. 25, no. 2, pp. 115–129, 2023.

[6] B. Murdhani, “Analisis Rantai Pasok dan Nilai Tambah Dalam menentukan Strategi Pengembangan Usaha Perdagangan Komoditas Kelapa Di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau,” 2020, Universitas Islam Riau.

[7] A. R. Maulana, A. R. Hendardi, and D. Budiman, “Analisis Kerusakan dan Rencana Anggaran Biaya pada Pemeliharaan Jalan Rutin Studi Kasus Jalan KH. Muhammad Syabandi,” Akselerasi: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, vol. 6, no. 2, 2025.

[8] U. Tho’atin, A. Setyawan, and M. Suprapto, “Penggunaan Metode International Roughness Index (IRI), Surface Distress Index (SDI) Dan Pavement Condition Index (PCI) Untuk Penilaian Kondisi Jalan Di Kabupaten Wonogiri,” Prosiding Semnastek, 2016.

[9] M. Murni, A. Asriadi, and A. B. A. Mustofa, “Analisis Pemetaan Kerusakan Jalan Kabupaten Sorong Dengan Metode SDI (Surface Distress Index),” in Journal Peqguruang: Conference Series, 2024, pp. 32–38.

[10] Direktorat Jenderal Bina Marga, “Panduan Survei Kondisi Jalan Nomor SMD-03/RCS,” Pemerintah Indonesia, 2005.

[11] PPU No.13, “Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13 Tahun 2011,” Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 13 /Prt/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan, 2011.

[12] M. R. Aditya, A. B. K. Suharso, and U. Khatulistiani, “Analisis Kerusakan Jalan Dan Penanganan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) di JL. Randegansari - JL. Pahlawan Mubin Wonokoyo Kabupaten Gresik,” axial: jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, pp. 21–30, 2025.

[13] Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat and Direktorat Jenderal Bina Marga, “Manual Aplikasi Sistem Program Pemeliharaan Jalan Provinsi Kabupaten (Provincial Kabupaten Road Management System),” Pemerintah Republik Indonesia, p. 3, 2021.

[14] A. Pratomo, A. Purba, and S. Suharno, “Penilaian Kondisi Jalan Dengan Metode Surface Distress Index (SDI) Pada Ruas Jalan Kabupaten di Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan,” Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung, vol. 4, no. 2, pp. 115–120, 2023.

[15] Peraturan Menteri Pekerjaan Umum, “Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan,” Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 13 /Prt/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan, pp. 1–28, 2011.

Downloads

Published

05/04/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Kajian Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index serta Perencanaan Anggaran Biaya pada Ruas Jalan Raya Amurang - Ratahan”, jse, vol. 11, no. 2, Apr. 2026, Accessed: May 05, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1696

Similar Articles

1-10 of 338

You may also start an advanced similarity search for this article.