Sintesis  Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi dan Ampas Kopi Menggunakan Bioaktivator Promi Dengan Metode Fermentasi Anaerob

Authors

  • Dea Vanny Pratiwi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Author
  • Aldo Yehezkiel Siregar Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur. Author
  • Suprihatin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur. Author

Keywords:

kotoran sapi, ampas kopi, bioaktivator promi, fermentasi anaerob, pupuk organik

Abstract

Kotoran sapi dan ampas kopi merupakan limbah pertanian dan peternakan yang memiliki potensi besar sebagai bahan baku pupuk organik karena kaya akan nutrisi makro seperti nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K). Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis pupuk organik dari kotoran sapi dan ampas kopi serta mengevaluasi pengaruh jumlah ampas kopi dan durasi fermentasi anaerob terhadap rasio C/N guna menentukan kondisi proses yang optimum sesuai dengan SNI 19-7030-2004. Proses fermentasi dilakukan secara anaerob menggunakan bioaktivator PROMI yang mengandung mikroba Trichoderma harzianum, Pseudokoningii, dan Aspergillus sp. untuk mempercepat dekomposisi bahan organik. Variasi konsentrasi ampas kopi yang digunakan adalah 13%, 16%, 19%, 22%, dan 25% dengan durasi fermentasi selama 3, 6, 9, 12, dan 15 hari. Kadar karbon (C) organik dan nitrogen (N) total diuji menggunakan metode spektrofotometri, sementara nilai pH dipantau untuk memastikan kualitas pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik jumlah ampas kopi maupun waktu fermentasi berpengaruh signifikan terhadap perubahan kadar C-organik, N-total, dan rasio C/N. Kondisi optimum dicapai pada variasi ampas kopi 25% dengan waktu fermentasi 3 hari, yang menghasilkan rasio C/N sebesar 16,36, kadar fosfor 0,39%, dan kadar kalium 1,75%. Semua parameter pada kondisi tersebut telah memenuhi standar mutu SNI 19-7030-2004, menandakan pupuk telah matang dan layak digunakan.

Author Biographies

  • Aldo Yehezkiel Siregar, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

    Undergraduate Student, Department of Chemical Engineering, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

  • Suprihatin, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

    Lecturer at the Department of Chemical Engineering, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

References

[1] Beltran, Kennedy. "Burong tilapia: Factors on the fermentation process and its microbiota." Samota Journal of Biological Sciences 3.2 (2024): 1-8.

[2] Nwachukwu, D. O., et al. "Effects of household waste generation, disposal and management on farmers’ health in Owerri Metropolis of Imo state, Nigeria." International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology 3.5 (2018): 266200.

[3] S. Huda and W. Wikanta, "Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Mendukung Usaha Peternakan Sapi Potong di Kelompok Tani Ternak Mandiri Jaya Desa Moropelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan," Aksiologiya: J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 1, p. 26, 2016.

[4] R. E. Putri, A. Andasuryani, and I. Pratiwi, "Studi Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Sumber Biogas di Nagari Aie Tajun Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman," J. Dampak, vol. 16, no. 1, p. 26, 2019.

[5] E. Y. Putra et al., "Pupuk Bubuk Kopi (Pubuk) Ide Bisnis Sosial Daur Ulang Ampas Kopi," J. Ilm. Manaj. Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 3, no. 2, pp. 35–46, 2023.

[6] D. H. Adi and C. Winarti, "Kualitas Pupuk Organik Limbah Ampas Kelapa dan Kopi Terhadap Pertumbuhan Tanaman," J. Rekayasa Lingkung., vol. 18, no. 2, pp. 1–18, 2018.

[7] Z. Fona et al., "Kompos Pellet Dari Ampas Kopi Gayo Espresso Dengan Starter Alami," J. Kesehat. Lingkung. J. dan Apl. Tek. Kesehat. Lingkung., vol. 18, no. 2, pp. 121–128, 2021.

[8] M. C. Manuputty et al., "Pengaruh Effective Inoculant Promi Dan Em4 Terhadap Laju Dekomposisi Dan Kualitas Kompos Dari Sampah Kota Ambon," Agrologia, vol. 1, no. 2, pp. 143–151, 2012.

[9] Kamisah, K. and Kartika, T. (2024) ‘Analisis Penentuan C-Organik Pada Sampel Tanah Secara Spektrofotometer UV-Vis’, Indobiosains, 6(2), pp. 74–80. Available at: https://doi.org/10.31851/indobiosains.v6i2.16308.

[10] L. Trivana and A. Y. Pradhana, "Optimalisasi waktu pengomposan dan kualitas pupuk kandang dari kotoran kambing dan debu sabut kelapa dengan bioaktivator PROMI dan Orgadec," Jurnal Sain Veteriner, vol. 35, no. 1, p. 136, 2017, doi: 10.22146/jsv.29301.

[11] B. D. Tawa, Y. R. Tnunay, Suwari, and F. O. Nitbani, "Pengaruh komposisi bioaktivator kotoran sapi dan daun gamal (Gliricidia sepium) dengan nutrisi ubi jalar terhadap kualitas kompos," Chem. Notes, vol. 1, no. 2, pp. 44–56, 2020.

[12] I. M. Suryana, I. G. A. D. Yuniti, Listihani, and O. B. Daka, "Pengaruh pemberian pupuk organik kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.)," Agrofarm, vol. 3, no. 1, pp. 7–15, 2024.

[13] D. J. Maylita and E. N. Hidayah, "Pengaruh waktu pengomposan dan perbandingan debu sabut kelapa dengan kotoran kambing terhadap kualitas pupuk organik," Envirous, vol. 2, no. 2, 2023, doi: 10.33005/envirous.v2i2.101.

[14] M. Ariny and S. Q. Z. Nisa, "Tinjauan terhadap parameter dan kualitas kompos organik perusahaan galangan kapal dengan penggunaan aktivator PROMI dan ecoenzymes," Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis (Botani), vol. 1, no. 2, pp. 15–27, 2024.

[15] M. Yang et al., "Dynamic changes in and correlations between microbial communities and physicochemical properties during the composting of cattle manure with Penicillium oxalicum," BMC Microbiology, 2024, doi: 10.1186/s12866-024-03449-4.

[16] A. Fauzan, Nurhidayati, and A. Sholihah, "Dynamics of C/N compost ratio from various types of materials and decomposers and their application in the growth and yield of kangkong plant (Ipomoea reptans Poir)," Jurnal Agronisma, vol. 12, no. 1, pp. 206–223, 2024.

[17] B. N. Widarti, W. K. Wardhini, and E. Sarwono, "Pengaruh rasio C/N bahan baku pada pembuatan kompos dari kubis dan kulit pisang," Jurnal Integrasi Proses, vol. 5, no. 2, pp. 75–80, 2015.

[18] PT. Lumbung Jaya Perkasa, "Hasil pemeriksaan laboratorium," 2025.

[19] I. K. A. Pranata, I. A. G. B. Madrini, and I. W. Tika, "Efek penambahan kotoran sapi terhadap kualitas kompos pada pengomposan batang pisang," Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), vol. 10, no. 1, p. 93, 2021, doi: 10.24843/jbeta.2022.v10.i01.p09.

[20] N. Siswi Indrasti, M. Romli, I. Sailah, and A. Permatasari, "Co-composting of beltpress solid waste and rice straw by using aerated static pile," Teknologi Industri Pertanian, vol. 27, no. 1, pp. 55–68, 2017.

[21] M. Y. Abidin and E. N. Dewi, "Pengaruh penambahan kotoran sapi terhadap karakteristik pupuk organik padat berbahan sabut kelapa dan jerami padi," Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 1, pp. 151–159, 2024.

Downloads

Published

23/04/2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Sintesis  Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi dan Ampas Kopi Menggunakan Bioaktivator Promi Dengan Metode Fermentasi Anaerob”, jse, vol. 11, no. 2, Apr. 2026, Accessed: Apr. 23, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1717

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 80

You may also start an advanced similarity search for this article.