Analisis Kelayakan Usaha Perikanan Tangkap di Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang

Authors

  • Ilva Viola Universitas Padjadjaran Author
  • Atikah Nurhayati Universitas Padjadjaran Author
  • Junianto Universitas Padjadjaran Author

Keywords:

capture fisheries, jatigede reservoir, business feasibility, fishing gear, economic welfare

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of capture fisheries in Jatigede Reservoir, Sumedang Regency, West Java. The research employed an accidental sampling method involving 32 active fishers, with primary data collected through interviews and questionnaires, and secondary data obtained from relevant agencies and literature review. The business feasibility analysis was conducted using income analysis, Break Even Point (BEP), Benefit Cost Ratio (BCR), and Payback Period (PP) methods. The results indicate that all fishing gear analyzed—gillnets, cast nets (kecrik), and fish traps (bubu)—met the feasibility criteria, as evidenced by BCR values greater than 1 and PP less than 3 years. The fish trap (bubu) demonstrated the best financial performance, with a BCR of 2.16 and a PP of 0.86 years. Therefore, capture fisheries in Jatigede Reservoir have strong potential to enhance the economic welfare of the local community.

References

[1] Balai Pusat Data dan Sumber Daya Air. (2017). Laporan Data dan Informasi Waduk Jatigede. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR.

[2] Andani. (2016). Identifikasi dan Inventarisasi Ikan yang Dapat Beradaptasi di Waduk Jatigede pada Tahap Inundasi Awal. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 7(2), 1–10.

[3] Herlina, R., Cahyono, E., & Syahri, M. (2020). Manajemen Usaha Perikanan Tangkap di Perairan Umum. Jurnal Perikanan Nusantara, 12(1), 45–53.

[4] Berlia, R., Purwanti, E., & Wibowo, S. (2016). Analisis Nilai Ekonomi Usaha Perikanan Tangkap di Perairan Umum. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 11(2), 89–98.

[5] Raharjo, A., & Sari, R. P. (2017). Analisis Titik Impas (Break Even Point) dalam Usaha Perikanan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 3(1), 23–30.

[6] Saputra, A. (2019). Strategi Keuangan UMKM Berbasis BEP. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 112–120.

[7] Harjanti, R., & Purnomo, H. (2018). Evaluasi Kelayakan Finansial Usaha Perikanan dengan Metode BCR. Jurnal Manajemen Perikanan, 6(1), 55–63.

[8] Rangkuti, F. (2017). Manajemen Investasi dan Risiko dalam Sektor Perikanan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[9] Hery. (2017). Akuntansi Biaya untuk Perusahaan Perikanan. Jakarta: Salemba Empat.

[10] Mardianto, M., Romdhon, M., & Sukiyono, K. (2019). Struktur Biaya dan Efisiensi Usaha Perikanan Tangkap di Kota Bengkulu: Kasus pada Alat Tangkap Gillnet. Jurnal Bisnis Tani, 5(1), 1–10.

[11] Syahputra, A. F., & Wicaksana, I. (2023). Analisis Finansial Usaha Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Balai Benih Ikan Pendem Jawa Timur. Jurnal Agrimanex, 3(1), 45–56.

[12] Firmansyah, B., & Sari, N. A. (2021). Analisis Kelayakan BEP dan Titik Impas Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Gurami di Kecamatan Bandar Sribhawono. Jurnal TROFISH, 2(2), 33–42.

[13] Wahyuni, R. D., Yulinda, E., & Bathara, L. (2018). Analisis Break Even Point dan Risiko Usaha Pembesaran Ikan Nila dalam Keramba Jaring Apung di Desa Pulau Terap, Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 6(2), 89–98.

[14] Kasmir. (2010). Analisis Laporan Keuangan (Edisi Revisi). Jakarta: RajaGrafindo Persada.

[15] Setiawan, W., Nurhayati, A., Herawati, T., & Handaka, A. A. (2018). Kelayakan Usaha Penangkapan Ikan Menggunakan Jaring Insang (Gill Net) di Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang. Jurnal Institut Pertanian Bogor, 2(1), 8–14.

Downloads

Published

06/07/2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisis Kelayakan Usaha Perikanan Tangkap di Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang”, jse, vol. 10, no. 3, Jul. 2025, Accessed: Apr. 22, 2026. [Online]. Available: https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1008

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-20 of 173

You may also start an advanced similarity search for this article.